Categories: POLITIK

Pembahasan APBD Batam 2017 Belum Selesai, Ini Kata Amsakar Achmad

BATAM – Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam tahun 2017 belum menemui kesepakatan, padahal batas waktu yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo paling lambat sudah diketok tanggal 20 Desember 2016 lalu.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan Pemko Batam terkait pembahasan APBD 2017 sudah sesuai mekanisme.

Mulai dari penyampaian perencanaan APBD 2017, sudah dilakukan pembahasan kemitraan bersama DPRD kota Batam, termasuk pelantikan pejabat yqng akan bertanggung jawab kepada Wali Kota di lingkungan Pemko Batam.

“Rentetan atas setiap tahapan pelaksanaan APBD sudah kita jalankan, sekarang barangkali masih ada hal yang masih belum ketemu,”jelasnya, Rabu (28/12/2016) di gedung Pemko Batam.

Amsakar juga berharap dengan sisa waktu yang tinggal 2 hari lagi, tim anggaran Pemko dengan tim Banggar DPRD dapat segera menyelesaikan pembahasan APBD kota Batam tahun 2017.

“Kita mengharapkan selama rentang waktu dua hari ini ada pembahasan antara tim ahli Anggaran Pemerintah Daerah dengan Banggar Dewan,” ujarnya.

Kata dia, pihaknaya akan melakukan penyesuaian kalau kemudian masih belum ada kesamaan dalam memandang persoalan APBD, seperti besaran yang tidak sesuai, jumlah kegiatan tidak sesuai, atau rencana titik lokasi yang berbeda.

“Kita coba lakukan penyesuaian, prinsipnya dia harus sesuai dengan regulasi dan aturan normatif yang ada,” katanya.

Amskar menjelaskan, Wali Kota Batam telah menyampaikan kepada Kepala Bapedda, Wan Darussalam untuk segera melakukan diskusi bersama tim Banggar DPRD kota Batam, karena konsekuensi dari kementerian dalam negeri terkait terlambatnya pengesahan APBD 2017 adalah kepala daerah dan anggota DPRD tidak akan mendapatkan gaji.

“Memang konsekuensinya kami dan kawan-kawan disana, kami bisa tak bergaji. Tapi kami tak bisa memaksakan kehendak sebab tafsir dan cara pandang kita ini beda-beda” katanya lagi.

Untuk itu lanjut Amsakar, tim Anggaran Pemerintah Daerah diminta untuk melakukan komunikasi yang intens membahas mulai dari substansi sampai schedul.

Selain itu, Pemko juga akan komunikasikan ke Kementerian Dalam Negeri untuk permasalahan yang terjadi sekarang, nanti seperti apa pilihan yang harus di ambil oleh Pemko Batam.

“Kami sudah mendalami informasi itu. Jika sampai last minute ini tidak disepakati, ya apa boleh buat kami akan surati Kementerian Dalam Negeri bahwa kita akan merujuk pada APBD 2016, dengan demikian ada pergeseran Organisasi Perangkat Daerah dimana opsi yang harus diambil,” terangnya.

Meski demikian kata Amsakar, Pemko Batam masih berharap beberapa hari terakhir ini ada titik yang mempertemukan hasil pembahasan APBD tersebut.

“Karena yang paling penting adalah kepentingan masyarakat, harapan kita ada jalan penyelesaian bersama antara Pemko dan Dewan,” pungkasnya.

 

Verdawen Margote

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

International Undergraduate Program Business Information System untuk Karier Global

Saat ini, berkarier di bidang bisnis dan teknologi di tingkat global bukan lagi hal yang…

44 menit ago

Fakta Mengejutkan! Mantan Bendahara LPPD Kepri Ungkap Soal Dana Hibah Rp3,6 Miliar

BATAM - Mantan Bendahara Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kepulauan Riau, Esther Sri Liasna…

54 menit ago

Sidang TPPU Narkotika di PN Batam, Masri Beli Rumah di Sukajadi Seharga Rp2,3 Miliar

BATAM - Sidang perkara Tindak Pidana Pencucian Uang(TPPU)  Narkotika dengan terdakwa Masri Bin Syamaun terus…

2 jam ago

P3SRS Belmont Residence Tower Everest Paparkan Rekam Jejak Opini Audit, Posisi Kas, dan Tetapkan Keputusan Strategis pada RUTA 2026

P3SRS menyelenggarakan Rapat Umum Tahunan Anggota (RUTA) sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada para pemilik dan…

2 jam ago

Perkuat Ekspansi Pembiayaan Kendaraan di Sulawesi, BRI Finance Hadir Melalui BRI KKB Expo 2026

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperluas jangkauan layanan pembiayaan kendaraan di wilayah Sulawesi melalui…

2 jam ago

Barantum, Solusi Vendor Call Center untuk Bisnis Indonesia

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis…

3 jam ago

This website uses cookies.