BATAM – Pengusaha asal Batam, HP selaku pemilik kapal kayu angkat bicara soal penegahan petugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau.
Ia mengatakan penegahan yang dilakukan BC Kepri terjadi saat kapal kayu berada di perairan Malaysia.
“Bukan di OPL, tapi diperairan Malaysia. Sudah masuk 10 Mil perairan Malaysia, hanya 3 Mil dari pantai Malaysia,”ujarnya kepada Swarakepri, Selasa malam.
Ia juga mempertanyakan penegahan yang dilakukan BC Kepri, karena muatan yang dibawa adalah barang Malaysia.
“Barang Malaysia ditangkap di Malaysia, dibawa dari Singapura ke Malaysia kok ditangkap?”bebernya.
Ia juga mengaku mendapatkan informasi bahwa ada dugaan tindakan pemukulan yang dilakukan oknum petugas BC Kepri terhadap ABK Kapal saat dilakukan penegahan.
“Tadi dapat info, anak-anak(ABK) ada dipukul saat dilakukan penegahan,”ujarnya.
Ia mengaku tidak mempermasalahkan penegahan yang dilakukan BC Kepri jika memang ditemukan ada barang Indonesia dalam kapal tersebut.
“Kalau ada barang Indonesia tidak masalah saya, ini barang Malaysia, tidak ada melanggar Indonesia,”tegasnya.
Dia menegaskan rokok yang ada dalam muatan kapal tersebut adalah rokok Malaysia.
“Itu Rokok Malasyia. Kita ambil ongkos saja,”ujarnya.
Dia juga mengaku akan menempuh langkah hukum atas penegahan yang dilakukan BC Kepri tersebut.
“Kita akan ambil langkah hukum,”pungkasnya.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau membenarkan adanya penegahan Kapal Kayu diduga bermuatan rokok ilegal.
Hal ini ditegaskan Humas DJBC Kepri, Awaludin kepada Swarakepri,
“Dari unit pengawasan telah mengkonfirmasi ada penegahan, hanya saat ini sedang dilakukan penelitian dan pemeriksaan di unit penyidikan,”ujarnya.
(RD_JOE)
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
This website uses cookies.