Categories: BATAM

Pemilik Kapal Angkat Bicara soal Penegahan BC Kepri (9)

BATAM – Pengusaha asal Batam, HP selaku pemilik kapal kayu angkat bicara soal penegahan petugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau.

Ia mengatakan penegahan yang dilakukan BC Kepri terjadi saat kapal kayu berada di perairan Malaysia.

“Bukan di OPL, tapi diperairan Malaysia. Sudah masuk 10 Mil perairan Malaysia, hanya 3 Mil dari pantai Malaysia,”ujarnya kepada Swarakepri, Selasa malam.

Ia juga mempertanyakan penegahan yang dilakukan BC Kepri, karena muatan yang dibawa adalah barang Malaysia.

“Barang Malaysia ditangkap di Malaysia, dibawa dari Singapura ke Malaysia kok ditangkap?”bebernya.

Ia juga mengaku mendapatkan informasi bahwa ada dugaan tindakan pemukulan yang dilakukan oknum petugas BC Kepri terhadap ABK Kapal saat dilakukan penegahan.

“Tadi dapat info, anak-anak(ABK) ada dipukul saat dilakukan penegahan,”ujarnya.

Ia mengaku tidak mempermasalahkan penegahan yang dilakukan BC Kepri jika memang ditemukan ada barang Indonesia dalam kapal tersebut.

“Kalau ada barang Indonesia tidak masalah saya, ini barang Malaysia, tidak ada melanggar Indonesia,”tegasnya.

Dia menegaskan rokok yang ada dalam muatan kapal tersebut adalah rokok Malaysia.

“Itu Rokok Malasyia. Kita ambil ongkos saja,”ujarnya.

Dia juga mengaku akan menempuh langkah hukum atas penegahan yang dilakukan BC Kepri tersebut.

“Kita akan ambil langkah hukum,”pungkasnya.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau membenarkan adanya penegahan Kapal Kayu diduga bermuatan rokok ilegal.

Hal ini ditegaskan Humas DJBC Kepri, Awaludin kepada Swarakepri,

“Dari unit pengawasan telah mengkonfirmasi ada penegahan, hanya saat ini sedang dilakukan penelitian dan pemeriksaan di unit penyidikan,”ujarnya.

(RD_JOE)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

3 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

6 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

8 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

9 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

9 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

10 jam ago

This website uses cookies.