“Awalnya enggak ada niatan sama sekali. Setelah itu ada anaknya temen papa saya, dia tawarin saya kalau mau masuk tentara. Akhirnya saya masuk, setelah tahu ada banyak benefit-nya,” kenang pria yang hobi main video game ini.
Jovan yang lahir di AS dan berkewarganegaraan AS mengaku tertarik menjadi tentara, karena berbagai keuntungan yang ditawarkan, seperti tunjangan sekolah, asuransi kesehatan, tempat tinggal, makan sehari-hari, dan biaya untuk ke tempat kebugaran.
Keluarga: ‘Ngapain masuk tentara?’
Keputusan Jovan untuk menjadi tentara sungguh mengagetkan keluarganya yang tinggal di Surabaya. Waktu itu ia meminta izin keluarganya melalui telepon.
“Awalnya (keluarga) kayak, ‘ngapain gitu masuk tentara?’” kata Jovan.
Jovan Zachary Winarno bersama keluarganya (dok: Jovan)
Ayah Jovan, Susanto Budi Winarno mengaku merasa “sangat berat sekali” atas pilihan anaknya. Adalah keinginannya untuk mendukung harapan dan cita-cita Jovan.
“Menurut saya itu sih terlalu berisiko. Tapi saya juga ndak bisa membatasi ya antara ruang gerak saya dan dia,” ujar Susanto Budi Winarno melalui wawancara virtual Skype dengan VOA.
Lantas, mengapa Jovan memilih angkatan laut?
“Soalnya ditawarinya itu ya, kepikirannya itu,” kata Jovan sambil tertawa.
Tren upgrade CVT motor matic terus meningkat di Indonesia seiring tingginya kebutuhan pengguna akan akselerasi…
BATAM – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau menerima kunjungan akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi…
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan orang tua tidak hanya sebatas perhatian dan kebersamaan, tetapi juga dukungan…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang gugatan PT Energi Cipta Dana(ECD) terhadap PT Tunas Karya Persada(TKP) terkait lahan…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…
This website uses cookies.