BATAM-Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan, karantina wilayah yang saat diberlakukan di beberapa daerah masih tergolong dalam klasifikasi Physical Distancing terkait pembatasan aktivitas sosial dan menurutnya itu masih dalam hal yang wajar pada saat ini.
“Pembatasan sosial yang diterapkan di berbagai daerah masih tahap yang wajar. Daerah mengontrol daerah masing-masing. Tapi sekali lagi tidak dalam bentuk keputusan besar atau lockdown,” ujarnya pada saat konperensi pers tinjauan kesiapan RS Galang di Batam, Rabu (1/4/2020) siang.
Dijelaskan, lockdown adalah pelarangan seluruh aktivitas masyarakat, tranportasi bahkan juga ekonomi.
“Kita tidak mengambil jalan yang itu. Perputaran ekonomi tetap ada, tetapi kita semua jaga jarak aman dalam beraktivitas,” jelasnya.
“Kita belajar dari pengalaman 202 negara. Semua kita pelajari, ada plus minusnya, dan tentu saja kita sesuaikan dengan negara kita baik dari kondisi geografi, demografi, karakter budaya dan kemampuan fiscal,” pungkasnya.
(Shafix)
JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…
Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…
This website uses cookies.