Categories: BISNIS

Perluasan Jaringan Jadi Kunci, KAI Logistik Catat Pertumbuhan Service Point 45% Sepanjang Tahun 2025

KAI Logistik mencatatkan pertumbuhan signifikan titik jaringan layanan pengiriman barang ritel sepanjang tahun 2025. Melalui strategi perluasan jaringan yang konsisten, jumlah Service Point pada layanan bisnis ritel KAI Logistik meningkat sebesar 45%, dari sebelumnya 196 titik pada tahun 2024 menjadi 284 titik hingga akhir Desember 2025. Capaian ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendekatkan layanan logistik kepada masyarakat dan pelaku usaha di berbagai wilayah.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyampaikan bahwa perluasan jaringan menjadi salah satu strategi utama perusahaan sepanjang 2025. “Perluasan Service Point merupakan langkah strategis KAI Logistik untuk memperkuat akses layanan pengiriman barang ritel. Strategi ini kami jalankan seiring dengan meningkatnya kebutuhan distribusi barang di berbagai daerah,” ujar Aniek.

Ia menambahkan, strategi perluasan jaringan tersebut juga sejalan dengan kinerja positif layanan ritel KAI Logistik yang menunjukkan pertumbuhan volume pengiriman sebesar 11% sepanjang tahun 2025, dengan total barang yang berhasil dikelola mencapai 65,6 ribu ton. “Peningkatan volume ini mencerminkan kepercayaan pelanggan yang terus tumbuh terhadap layanan ritel KAI Logistik,” jelasnya.

Aniek juga menyoroti bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kondisi ekonomi nasional yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada Triwulan III 2025 tumbuh sebesar 5,04 persen secara year-on-year (YoY), yang turut mendorong peningkatan aktivitas perdagangan dan distribusi barang secara nasional.

Dari total 284 Service Point yang beroperasi hingga akhir 2025, wilayah Jawa Tengah & D.I.Yogyakarta mencatat jumlah terbanyak dengan porsi sekitar 43% atau sebanyak 122 titik. Selanjutnya, Wilayah Barat yang meliputi Banten, Jakarta, dan Jawa Barat tercatat sebanyak 81 titik, disusul Wilayah Timur yang mencakup Jawa Timur dan Bali dengan 78 titik, serta wilayah Sumatera sebanyak 3 titik layanan.

Dominasi Jawa Tengah sebagai wilayah dengan jumlah Service Point terbanyak sejalan dengan kinerja ekonomi daerah tersebut. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah pada Triwulan III 2025 mencapai 5,37 persen YoY, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Logistik terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan melalui program kemitraan Service Point. Program ini tidak hanya menjadi bagian dari ekspansi jaringan layanan, tetapi juga berfungsi sebagai stimulus kewirausahaan di tingkat lokal. “Kami membuka peluang kemitraan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk tumbuh bersama KAI Logistik,” kata Aniek.

Lebih lanjut Aniek menjelaskan, layanan pengiriman barang ritel KAI Logistik didukung berbagai keunggulan, mulai dari jangkauan pengiriman yang luas, keberagaman jenis kiriman, kecepatan dan keselamatan pengiriman, kemudahan akses layanan melalui digitalisasi, hingga tarif yang kompetitif. “Melalui penguatan jaringan Service Point dan pengembangan layanan pengiriman barang ritel, KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang semakin mudah diakses, andal, dan kompetitif. Ke depan, kami akan terus memperluas jangkauan layanan guna mendukung konektivitas logistik nasional serta pemerataan akses bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah,” tutup Aniek

Tentang KAI Logistik

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis door to door service untuk memberikan pelayanan yang paripurna bagi Pelanggan kereta api yang didukung dengan layanan pra dan purna. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Dengan tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi diantaranya KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Pelindo Parepare Awasi Ketat Kendaraan Masuk Dermaga

PT Pelindo Multi Terminal Branch Parepare terus meningkatkan pengawasan dan pengendalian di kawasan Pelabuhan Nusantara…

3 menit ago

Pengajian Rutin Jumat BRI Region 6 Angkat Tema Sholat Sunah, Tingkatkan Keimanan dan Kualitas Ibadah Pekerja

BRI Region 6 kembali menyelenggarakan kegiatan Pengajian Rutin Jumat yang diikuti oleh jajaran manajemen dan…

20 menit ago

SP BRI Region 6 Gelar MCU untuk 100 Pekerja

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Serikat Pekerja BRI (SP BRI), SP BRI Region…

4 jam ago

Dukung Hilirisasi Riset, Wamenko Pangan Luncurkan Inovasi Faspol 5.0 dan Kompetisi PFsains 2026

Pertamina melalui Pertamina Foundation berkomitmen mendukung pemerintah dalam menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat melalui hilirisasi…

4 jam ago

Pembiayaan Kendaraan Bekas BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026

Dalam situasi tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif…

5 jam ago

Optimistis Pembiayaan EV Terus Bertumbuh, BRI Finance Sambut Kebijakan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik

Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren yang positif seiring meningkatnya dukungan dari…

5 jam ago

This website uses cookies.