Tim penyelamat memeriksa kerusakan dan mencari korban setelah tanah longsor di kepulauan Natuna. (Foto: via AFP)
NATUNA – Petugas penyelamat menemukan lebih banyak lagi mayat yang terkubur di bawah timbunan berton-ton lumpur longsor yang menimpa sebuah desa di kawasan perbukitan di Pulau Natuna yang terpencil, membuat jumlah korban tewas menjadi 21, kata para pejabat pada Kamis (9/3).
Tanah longsor itu, yang dipicu oleh hujan deras, menimbun perbukitan di sekitarnya pada pada Senin, mengubur 30 rumah di Desa Genting.
Pihak berwenang mengatakan hujan lebat memperlambat upaya pencarian para petugas penyelamat terhadap 33 orang yang tampaknya terperangkap di rumah-rumah yang tertimbun tanah longsor itu.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan delapan orang lainnya berhasil dikeluarkan hidup-hidup dengan luka-luka, tiga di antaranya dalam kondisi kritis.
Satu orang kemudian meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
Pihak berwenang mengatakan tanah longsor pada Senin menyebabkan sekitar 1.300 orang terpaksa mengungsi ke empat tempat penampungan sementara./VOA
JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…
Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…
This website uses cookies.