Categories: HUKRIM

PN Batam belum Terima Putusan Banding Kasus Asuransi BAJ

BATAM – swarakepri.com: Putusan banding kasus gugatan Perdata Pemerintah Kota Batam Melawan PT Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) Bahasa Dari Pengadilan Tinggi Pekanbaru belum dikirimkan Ke Pengadilan Negeri Batam.

Seperti pernah diakui Diposkan oleh Panitera Muda Perdata Pengadilan Negeri Batam, Muhammad Teguh PADA tanggal 9 Juni 2014 Lalu, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi di Pekanbaru telah mengeluarkan Putusan Atas banding kasus Perdata Pemko Melawan PT BAJ terkait di masa mendatang Tunjangan Hari Tua (THT) PNS Dan Tenaga Honorer di Lingkungan Pemko Batam.

Humas Pengadilan Negeri Batam, Cahyono ketika dikonfirmasi Tadi sakit, Senin (23/6/2014) mengaku belum mengetahui isi Putusan KARENA berkas perkara kasus nihil belum diterima Diposkan oleh Bagian tidak keperdataan Pengadilan Negeri Batam.

“SAMPAI aceh Suami (Senin, red), berkas perkara belum Kami terima, untuk lebih jelasnya Bisa dikonfirmasi langsung Ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru,” jelasnya.

MENURUT Cahyono MEKANISME pengiriman berkas perkara telah diputus Yang Bahasa Dari Pengadilan Tinggi Pekanbaru regular tidak Bisa dipastikan Jangka waktunya. Pengadilan Negeri Batam menurutnya HANYA Bisa Menunggu berkas perkara nihil Bahasa Dari Pengadilan Tinggi.

“Kami sifatnya HANYA Menunggu Saja, jika berkas perkara sudah Kami terima, Kami Pasti Akan Kami beritahukan kepada para pihak untuk menentukan Bisa SIKAP Atas Putusan Pengadilan Tinggi Bahasa Dari nihil,” pungkas Cahyono.

Seperti diketahui pihak Pemko Batam Dan PT BAJ sama-sama mengajukan banding terhadap Putusan Pengadilan Negeri Batam PADA tanggal 19 Desember 2013 Lalu Yang menghukum PT BAJ membayar Tunjangan Hari Tua (THT) PNS sebesar Rp 80 Miliyar.

Akta permohonan banding peryataan Pemko Batam di serahkan kepada Panitera Pengadilan Negeri Batam PADA tanggal 24 Desember 2013 sedangkan pihak PT BAJ diserahkan PADA tanggal 27 Desember 2013.

Tahapan pemberkasan perkara banding Pemko Batam Melawan BAJ Sendiri Masih Menunggu Memori Banding Bahasa Bahasa Dari pihak BAJ. Pemko Batam selaku penggugat Sendiri / pembanding sudah menyerahkan Memori Banding kepada panitera melalui Kuasa hukumnya PADA tanggal 22 Januari 2014. (Redaksi)

Kepala Seksi Perdata Dan Tata Usaha negera (Kasi Datun) Kejari Batam, Ridho Setiawan Yang bertindak sebagai Pengacara Negara mewakili Pemko Batam sebelumnya mengatakan Masih Menunggu Putusan Pengadilan Tinggi Bahasa Bahasa Dari Pekanbaru.

“Hingga SAAT inisial Kami Masih Menunggu Putusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru. Bulan April 2014 Lalu Kami sudah mengirimkan Kontra Memori Banding Atas upaya banding Yang juga dilakukan PT BAJ,” (redaksi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), memastikan seluruh layanan angkutan barang…

34 menit ago

Lintasarta Dorong Keamanan Siber sebagai Strategi Inti Ketahanan Perbankan di Era Digital melalui CxO Forum 2026

Lintasarta bersama Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) menyelenggarakan CxO Forum Banking Update 2026 pada Rabu (13/5) di Jakarta. Mengangkat tema “Memperkokoh Keamanan…

36 menit ago

Libur Panjang 14–17 Mei, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek per Hari

KAI mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek per hari selama libur panjang 14–17 Mei 2026 dengan…

2 jam ago

Angkutan Penumpang KAI Bandara Januari–April 2026 Tumbuh 2,96 Persen

Kinerja angkutan penumpang KAI Bandara pada periode Januari hingga April 2026 menunjukkan tren positif. Total…

2 jam ago

Melihat Masa Depan Karier Anak: BINUS @Bandung Bahas Pentingnya Orang Tua Memilih Kampus yang Tepat

Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi setiap tahunnya, BINUS @Bandung menggelar Media Gathering bersama…

2 jam ago

Rupiah Berhasil Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Bittime Permudah Akses Diversifikasi Portofolio dengan IDR Swap Zero Fees

Kondisi ekonomi nasional saat ini sedang menghadapi tantangan besar seiring dengan nilai tukar rupiah yang…

9 jam ago

This website uses cookies.