Categories: POLITIK

Polisi Bubarkan Muscab Partai HANURA di Batam

BATAM – Aparat Kepolisian membubarkan Musyawarah Cabang(Muscab) DPC Partai HANURA di Hotel PIH, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Selasa(1/3/2016) malam.

 

Hafid, panitia penyelenggara Muscab mengatakan aparat Kepolisian membubarkan Muscab tersebut karena belum memiliki izin dari Kepolisian.

 

“Acara belum sempat dimulai, ada yang telupa yaitu minta ijin dari pihak Kepolisian. Sehingga mereka minta pertanggung jawaban ke kita,” ujarnya kepada AMOK Group saat keluar dari Hotel PIH Batam Center,Selasa (1/3/2016) pukul 21.15 WIB.

 

Ia mengaku panitia akan mengurus ijin dari kepolisian besok (rabu,red) dan malam harinya akan kembali melanjutkan Muscab.

 

“Kita besok akan mengurus izin ke Kepolisian. Kebetulan Ketua panitia sudah pulang, besok saja klarifikasi yang lebih lengkap,,” jelasnya.

 

Ditempat berbeda, Ketua PAC Partai HANURA Kecamatan Bengkong Setia Putra Tarigan mewakili PAC Sagulung, Bulang, Belakang Padang, Sekupang, Galang dan DPC GEMA HANURA serta Srikandi HANURA mengatakan bahwa MUSCAB yang diselenggarakan tersebut Ilegal karena tidak memiliki izin dari Kepolisian dan tidak mengundang organisasi sayap dan otonom yang ada.

 

“Kenapa disebut ilegal? karena panitia tidak mengundang pemilik hak suara PAC, organisasi sayap dan otonom serta PLT Ketua DPC Batam yang telah di SK kan oleh DPD HANURA KEPRI yakni dokter Yus Rizal,” ujar Tarigan di Warung Cabe Ijo Dermaga Sukajadi.

 

Tarigan mengatakan penyelenggaran Muscab yang tidak memiliki izin dari Kepolisian tersebut disinyalir untuk memaksakan kehendak salah satu calon.

 

“Panitia penyelenggara MUSCAB ilegal ini tidak memberitahukan kepada Intelkam Polresta Barelang, sehingga ini disinyalir untuk memaksakan kehendak salah satu calon,”tegasnya.

 

Menurutnya jika penyelenggaraan Muscab dilakukan sesuai dengan peraturan organisasi pihaknya akan datang meskipun tidak diundang.

 

“Namun jika sebaliknya, maka sebagian besar para pengurus menyatakan bahwa Muscab itu adalah ilegal,”jelasnya.

 

Dikatakannya bahwa sebagian besar pengurus DPC Hanura Kota Batam menyatakan penyelenggaraan Muscab tersebut melanggar peraturan organisasi dan masuk kategori pelanggaran berat.

 

“Jadi, Kalau besok ada pemberitaan tentang terpilihnya ketua DPC Hanura, berarti itu terindikasi ilegal,”tegasnya.

 

Ia juga mengaku kecewa dan menyesalkan penyelenggaraan Muscab yang digelar secara ilegal dan dipertanggungjawabkan oleh Ketua DPD Partai Hanura Kepri Bakti Lubis. Sebelumnya pada Muscab I berakhir deadlock dan Ketua DPD menyatakan bertanggung jawab atas Muscab lanjutan.

 

“Kita dari PAC sangat kecewa dan menyesalkan MUSCAB hari ini. Ternyata dilakukan secara ilegal. Kita minta Ketua DPD bijaksana melihat realita yang ada. Ajari kita PAC ini berorganisasi yang benar bukan tipu-tipuan,” tegasnya.

 

(red/dro/jef)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

4 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

9 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

10 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

11 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

11 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

11 jam ago

This website uses cookies.