LINGGA – Polsek Dabo Singkep bersama dengan perangkat pemerintah setempat bergerak cepat membantu warga yang mengalami musibah banjir di wilayah Bukit Abun, Kelurahan Dabo Lama, Singkep, Lingga, Senin (08/06/2020).
Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Dabo Singkep pada Minggu (07/06/2020) kemarin membuat air sungai diwilayah tersebut meluap dan merendam beberapa rumah warga yang ada.
Kapolsek Dabo Singkep, AKP Ahmad Wahyud, mengatakan, setelah mendapat informasi, pihaknya langsung turun ke lokasi melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat yang terkena banjir.
“Sedikitnya ada belasan rumah yang terkena banjir dan kami akan berikan paket sembako sebagai wujud perhatian dan kepedulian Polri terhadap para korban banjir,” ujarnya.
Hingga saat ini air mulai berangsur surut namun beberapa rumah di RW05/RT02 masih terendam banjir.
Pantauan di lapangan terlihat tim dari Dinsos-PPPA melalui relawan dan Tagana, juga sudah mendirikan posko-posko sementara sebagai tempat mengungsi bagi warga yang tidak dapat pulang akibat rumahnya terendam air.
Genangan air tersebut terus mengalami peningkatan pada tengah malam tadi hingga melumpuhkan aktifitas masyarakat, beberapa warga juga sudah ada yang diungsikan ke tempat yang telah ditentukan dan kerumah-rumah sanak saudaranya yang lebih tinggi.
(Ruslan)
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.