Tujuh Calon TKI Illegal Diamankan
BATAM – swarakepri.com : Jajaran Kepolisian Polsek Nongsa berhasil mengamankan tujuh orang calon Tenaga Kerja Indonesia(TKI) Illegal di rumah penampungan milik pasangan suami isteri Ali Asbar(32) dan Rufina(28) yang berada di Pasar Hang Tuah Kampung Melayu, Batu Besar, Batam, Kamis(17/10/2014) lalu. Dari lokasi kejadian Polisi juga mengamankan barang bukti uang tunai senilai p 6.730.000, 2 unit Handphone dan 8 buku Paspor.
Kapolsek Nongsa, Kompol Arthur Sitindaon melalui Kanit Reskrim AKP Haloan Situmorang mengatakan penggerebekan tersebut merupakan tindak lanjut dari adanya laporan dari masyarakat kepada pihak Kepolisian.
“Saat anggota turun ke lokasi, 7 orang calon TKI Illegal berhasil diamkankan sedangkan 1 orang sempat melarikan diri. Pasangan suami isteri Ali Asbar dan Rufina yang diduga sudah lama melakoni bisnis TKI Illegal ini berhasil diamankan,” ujar Haloan, Senin(20/10/2014).
Dikatakannya sebelum menggerebek rumah penampungan tersebut, Polisi mengikuti jejak Rufina yang baru sampai dari Tanjung Pinang di pelabuhan Telagu Punggur Batam. Sebelum dibawa ke Batam, pelaku menjemput para calon TKI Illegal asal Buton, Sulawei Tenggara tersebut di Pelabuhan Kijang, Bintan.
“Korban berangkat dari pelabuhan Babau, Buton Sulawesi Tenggara dengan tujuan pelabuhan Kijang, Bintan,” jelasnya.
Ketujuh korban yang berhasil diamankan merupakan warga asal Buton, Nusa Tenggara Barat masing-masing Lamaini,Rusmanto, Firdaus, Nurlianti, Norma, Arfit, Narti, satu orang lagi bernama Aco berhasil melarikan diri.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pasangan suami isteri Ali Asbar dan Rufinah saat ini telah mendekam di sel Polsek Nongsa dan akan dijerat UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. Sementara itu ketujuh korban telah dititipkan di rumah singgah sementara Dinas Sosial Batam. (red/di)
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok…
Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK)…
This website uses cookies.