Categories: BATAMNASIONALPOLITIK

Rakyat Mengadu, Komisi VI DPR Menampung, BP Batam Berbenah?

‎Mendengar ucapan tersebut, sontak wartawan bertanya kepada, Andre: Apakah nahkoda BP Batam sebelumnya komunikasinya kurang baik dengan Komisi VI selaku mitra kerja?

‎”Saya ingin menyampaikan bahwa Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam periode sekarang jauh membuka diri dan mau bersama-sama dengan Komisi VI menyelesaikan permasalahan,” jelasnya.

‎Terpisah, salah satu masyarakat yang mengadu pada forum ini, Tatang dari Keluruhan Belian, Batam Kota menyampaikan ditempat ia tinggal terdapat tiga pulau kecil terancam hilang akibat perencanaan pembangunan dengan kegiatan reklamasi dan Cut and Fill.

‎Ketiga pulau kecil itu, yakni: Pulau Semakau Besar, Pulau Semakau Kecil, dan Pulau Penambi merupakan kawasan yang harus dijaga. Karena, di ketiga pulau ini terdapat ekosistem biota laut dan sumber keanekaragaman hayati yang menjadi daerah tangkapan nelayan masyarakat sekitarnya.

‎Selain itu, Tatang juga menyoroti dengan adanya Peraturan Pemerintah No. 25 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Kemudian, Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Kedua Peraturan Pemerintah tersebut yang dikatakan oleh Andre Rosiade dalam forum ini sebagai hadiah dari Presiden kepada BP Batam. Tatang khawatir peraturan baru itu  kemungkinan akan memiliki dampak dan merusak keberadaan tempat tinggal masyarakat lama khususnya di pesisir ketiga pulau tersebut.

‎”Di Kawasan ini (Pulau Penambi) terdapat Kampung Lama. Di situ terdapat 8 rumah. Keberadaan mereka harus dilindungi dan diperhatikan,” ujarnya.

‎Tatang meminta BP Batam untuk menata tempat tinggal mereka dan melindungi keberadaannya, tanpa harus merusak atau memindahkan mereka dari tempat tinggalnya.

‎”Masyarakat berharap pembangunan ke depan harus memperhatikan keberadaan masyarakat lama. Kami juga mengharapkan keberadaan mereka di tata oleh pemerintah. Melalui program-program pemerintah,” pintanya.

‎”Kalau memang ada program pemerintah seperti Kampung Nelayan. Buat lah perkampungan nelayan di situ,” tegasnya.

Penulis: Muhammad Shafix

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Komisi XII DPR RI Apresiasi Hilirisasi Tembaga MIND ID Grup, Kontribusi ke Negara Diproyeksikan Tembus Rp120 Triliun

Komisi XII DPR RI mengapresiasi langkah Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama PT Freeport…

4 jam ago

Main Game Megaxus Makin Nyaman dengan Pembelian Aksesorisnya

Bermain game online akan terasa lebih menyenangkan saat kamu bisa menikmati berbagai fitur, item eksklusif,…

4 jam ago

KAI Logistik Kenalkan Operasional Logistik Berbasis Kereta Api kepada Komunitas Edan Sepur Jakarta

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), menerima kunjungan edukatif dari Komunitas Pecinta Kereta Api Edan…

6 jam ago

Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya

Kereta yang bersih menjadi salah satu faktor yang mendukung kenyamanan masyarakat saat menggunakan transportasi publik.…

6 jam ago

DPR Apresiasi Kontribusi Grup MIND ID Bangun Papua

Komisi XII DPR RI mengapresiasi kontribusi PT Freeport Indonesia (PTFI), anggota Holding Industri Pertambangan MIND…

6 jam ago

BP Tapera dan Kementerian Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Penyediaan Perumahan bagi Buruh

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melakukan audiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) guna memperkuat…

7 jam ago

This website uses cookies.