BATAM – Sebagian warga yang berdomisili di Rumah Liar(ruli) belakang Pasar Induk Jodoh, Kecamatan Lubuk Baja memilih menerima ganti rugi dari pihak perusahaan. Hal itu diungkapkan Oyong, salah satu warga RT 04/RW 04 yang mengaku telah menerima ganti rugi dari perusahaan, Jumat(31/1/2020).
“Dari pengelola sudah ada ganti rugi, satu rumah dibayar 10 juta rupiah,”ujarnya.
Kata dia, sebelum kejadian longsor, beberapa warga juga sudah menerima ganti rugi dari pihak perusahaan. “Masih ada sekitar 60 rumah yang belum didata oleh pihak pengelola,”jelasnya.
Dia mengaku memilih menerima ganti rugi dari perusahaan untuk adanya kepastian. “Menunggu yang tidak pasti, kebijakan dari pemerintah juga belum ada, jadi yang pasti saja saya,”tegasnya.
Ia juga mengaku tidak memiliki legalitas diatas lahan yang ditempati selama ini. “Untuk legalitas tidak ada, kami punya surat dari RT dan RW setempat untuk menggarap(lahan),”jelas pria yang berdomisi di lokasi tersebut sejak tahun 2007 lalu.
Meski demikin, dia juga berharap Pemerintah Kota Batam memperhatikan nasib warga pasca insiden longsor beberapa waktu lalu.
“Kami juga berharap pemerintah memberikan ganti rugi atas bencana(longsor) yang dialami warga, baik berupa rumah maupun isi rumah itu,”ujarnya.
Dia juga mengharapkan Pemerintah bisa menyelesaikan permasalahan yang muncul diantara para pedagang terkait relokasi pasar induk Jodoh.
“Kami berharap para pedangang bersatu, pemerintah juga bisa menyelesaikan permasalahan yang muncul diantara pedagang,”pungkasnya.
Oyong juga menegaskan, salah satu warga yang meninggal bukan karena tertimbun atau terkena reruntuhan bangunan saat terjadi insiden longsor.
“Memang ada salah satu warga yang meninggal pada saat kejadian, namun itu bukan karena tertimbun tanah atau retuntuhan bangunan. Warga tersebut memang punya riwayat penyakit jantung,” pungkasnya.
(Shafix)
BATAM - Kasus scam trading melibatkan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diungkap oleh Direktorat Jenderal(Ditjen)…
KLTC® dan SIKPA menjalin kerja sama untuk menghadirkan program edukasi keluarga berbasis leadership, coaching, dan…
Harga Bitcoin Menembus US$81,000 di dalam kisaran hari. Volatilitas pasar memberikan opsi bagi investor untuk…
Memasuki tahun 2026, keberhasilan sebuah brand kecantikan tidak lagi ditentukan oleh sekadar memiliki izin BPOM,…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen…
Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi dan interaksi masyarakat. Kehadiran media sosial,…
This website uses cookies.