Seluruh kepengurusan administrasi dan kebiasaan masyarakat Sembulang terpusat ke Tanjungpinang, karena dimasa itu Sembulang sangat terisolir dari kota Batam. Amin Bujur merupakan tokoh perubahan bagi masyarakat Sembulang.
Disamping ketegasan dan sikap yang kuat, dimasa Kepala Desa Amin Bujur juga banyak berjamur wakaf-wakaf tanah yang diperuntukkan untuk membangun instansi pemerintahan seperti kantor camat, kantor koramil, puskesmas dan sekolah.
Diakhir kepemimpinan Amin Bujur yang didukung oleh para tokoh masyarakat seperti Mustafa, Dorce, Jailani, Kadir, M. Diar dan Salim, mereka-mereka inilah yang menerobos jalan, sehingga hari ini kita tidak lagi tersisih dari kota batam.
Seiring dengan perubahan waktu Pulau Rempang dan Pulau Galang serta pulau-pulau di sekitarnya diminta menjadi bagian dari Pulau Batam dan ini terjadi pada tahun 1999. Maka sejak itulah segala bentuk pengurusan administrasi berpindah di bawah Pemerintah Kota Batam.
Penulis: Syamsudin Bujur/Tokoh Masyarakat Sembulang
PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan The Most Innovative Digitalization of Digital…
Parepare, April 2026 - Aktivitas penumpang di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare selama periode angkutan Lebaran…
Di tengah gejolak harga komoditas global dan dinamika industri pertambangan, Holding Industri Pertambangan MIND ID…
Jakarta, 14 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group…
MALUKU – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding Perkebunan Nusantara, mempercepat program hilirisasi kelapa…
LRT Jabodebek mencatat penurunan 10% pengguna pada Jumat (10/4) karena kebijakan WFH ASN, terutama di…
This website uses cookies.
View Comments