Categories: BATAM

Sekelumit Kisah PSK di Kawasan Jodoh Batam

BATAM – Kawasan Jodoh, Kota Batam menjadi salah satu tempat tersibuk dengan hiruk pikuk kehidupan masyarakat. Di wilayah ini aktifitas masyarakat nyaris tak pernah berhenti. Di pagi hari terlihat masyarakat yang sibuk dipasar untuk jual-beli kebutuhan sehari-hari.

Pada malam hari wilayah ini juga terlihat sibuk. Ada salah satu lokasi yang cukup terkenal di wilayah ini yakni keberadaan Pekerja Seks Komersil(PSK) yang menjajakan diri secara terang-terangan. Para PSK ini menjajakan diri di sepanjang jalan yang remang-remang.

Dari penelusuran Swarakepri, Minggu(12/1/2020) malam, terlihat beberapa perempuan berparas cantik berpakaian menggoda duduk berjejer di sepanjang jalan sambil menunggu para pria hidung belang.

Salah satu PSK sebut saja namanya Dewi (samaran) membeberkan soal tarif sekali kencan dengan pria hidung belang.

Ia menawarkan diri dengan tarif mulai Rp120 ribu hingga Rp500 ribu untuk sekali kencan.

“Kalau ST (Short Time) Rp120 ribu, mainnya dibelakang,” ujarnya sambil menunjuk salah satu ruko dibelakang swalayan yang ada.

Dewi juga menawarkan tarif sebesar Rp500 ribu untuk melayani pria hidung belang di Hotel.

“Kalau di hotel 500 ribu per jam full service. Hotelnya dari aku, kalau dari abang tidak bisa,” ujarnya.

Beberapa PSK lainnya yang ditanya Swarakepri juga mengatakan hal yang sama.

Mereka menunjuk bangunan di belakang salah satu swalayan yang ada untuk tempat melayani para pria hidung belang.

Diketahui, lokalisasi ini sudah lama beroperasi. Bahkan dulunya sudah juga pernah dibongkar oleh aparat terkait.

Faktor memenuhi kebutuhan hidup kembali menjadi alasan utama para PSK tersebut rela mengorbankan harga dirinya.

Saat berita ini diunggah tim Swarakepri masih berupaya konfirmasi dengan pihak-pihak instansi terkait aktivitas para PSK tersebut.

 

 

(Shafix/1)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

KAI Logistik Kirim 1.425 Motor dari Yogyakarta Saat Libur Panjang

KAI Logistik, melalui layanan pengiriman yang berfokus pada barang ritel yaitu KALOG Express, berhasil mengakomodasi…

57 menit ago

Retail Multi Cabang Makin Efisien Berkat Integrasi Odoo Accounting dan Inventory

Retail dengan banyak cabang sering mengalami ketidaksesuaian antara stok, transaksi kasir, dan laporan keuangan karena…

2 jam ago

Optimasi AI Tak Cukup dengan GEO dan AEO, Alexandro Wibowo Perkenalkan Framework AVO

Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai…

2 jam ago

Ekosistem EV Semakin Berkembang, BRI Finance Perkuat Solusi Pembiayaan Kendaraan Listrik

Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap…

4 jam ago

BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM

Partisipasi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari…

5 jam ago

KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026

Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni) tercermin dari…

5 jam ago

This website uses cookies.