BATAM – Kepolisian Daerah(Polda) Kepri telah menangani 15 kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kepri selama tahun 2019. Hal ini disampaikan Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Pol Rustam Mansur kepada wartawan di Gedung Graha Kepri, Batam, Rabu (18/9/2019) Siang.
“Selama tahun 2019 ini, kita sudah melakukan proses sebanyak 15 kasus yang kita tangani. Artinya kita juga merasa sedih karena ada saudara-saudara kita yang menjadi pelaku kejahatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kasus Karhutla yang paling banyak terjadi ada di wilayah Polres Bintan. “Yang paling banyak itu, penanganan yang ada di Polres Bintan,” tambahnya.
Dijelaskan bahwa dari hasil penyelidikan terhadap 15 kasus tersebut kebanyakan dilakukan secara pribadi.
“Dari beberapa tersangka dari beberapa kasus yang kita selidiki, kebanyakan memang dilakukan secara pribadi. Tetapi kita akan berusaha melakukan penyelidikan yanng memang dilatar belakangi koorperasi,”tegasnya.
Para tersangka dalam kasus Karhutla tersebut dijerat dengan Pasal 78 ayat (3) dan ayat (4) Undang-undang Lingkungan Hidup tahun 2009 dan Undang-undang No. 41 tahun 1999 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Penulis : Shafix
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…
Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…
BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan permukaan…
Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
This website uses cookies.