Sementara saksi Muhammad Alwi yang merupakan Abang dari Abdul Wahid (DPO) mengaku mengetahui adanya penangkapan setelah mendengar adanya keributan dibelakang rumah orang tuanya.
“Rumah saya berjarak 15 meter dari rumah orang tua, dan ketika saya keluar sudah ada polisi, pak RT dan terdakwa,” kata saksi
Ketika ditanya apakah saksi melihat jelas wajah terdakwa saat itu meskipun gelap dan apakah yang dijadikan terdakwa dipengadilan adalah orang yang sama seperti pada saat penangkapan? Alwi dengan tegas membenarkannya.
“Benar dia orangnya saat dilakukan penangkapan yang mulia, dan saat itu ada satu buah tas yang berisi sabu,” jelasnya.
Ia mengaku di lokasi kedua diajak polisi untuk menyisiri bukit yang tidak jauh dari rumah tersebut dan menemukan kembali tas yang berisikan sabu serta satu unit sepeda motor didekat penemuan sabu tersebut.
Ia juga mengaku sempat ditahan Polda Kepri karena diduga ada keterkaitan dengan Awaludin selama beberapa hari namun telah dibebaskan.
“Saya ditahan karena mesin Boat yang dipakai terdakwa adalah milik saya, yang saya simpan di rumah orang tua,” terangnya.
Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID konsisten menjalankan fungsi strategis sebagai penggerak hilirisasi nasional guna…
PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas…
Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…
Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622…
Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau UU P2SK dinilai menjadi momentum penting…
This website uses cookies.