SMK Negeri 7 Batam Bermitra dengan 24 Perusahaan | SWARAKEPRI.COM
BATAM

SMK Negeri 7 Batam Bermitra dengan 24 Perusahaan

BATAM – SMK Negeri 7 Kota Batam menjalin kerjasama dengan puluhan perusahaan untuk penyedian tempat Praktek Kerja Lapangan(PKL) siswa-siswi kelas XII yang ada.

 

Kerjasama tersebut dituangkan dalam acara pelepasan angkatan pertama siswa dan siswi kelas XII SMK Negeri 7 Batam dan penandatangan MoU Memorandum of Understanding(MoU), Kamis(28/4/2016) di SMK Negeri 7 Batam di Batam Center, Batam, Kepulauan Riau.

 

Humas SMK Negeri 7 Batam, Kholiq mengatakan tujuan utama dari penandatanagan MOU tersebut untuk meyediakan tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) pelajar saat magang.

 

“Selama ini kita sudah bekerja sama dengan 24 perusahaan yang ada di Batam untuk tempat magang. Dan jika ada yang bagus, perusahaan tersebut bersedia untuk merekrutnya,” ujarnya kepada AMOK Group seusai acara, Kamis (28/4/16) siang.

 

Selain pelajar lanjut Kholiq, ada juga guru pengajar yang ikut magang. Tujuannya adalah untuk menambah pelajaran kepada anak didik SMK Negeri 7 Batam sesuai dengan jurusannya masing-masing.

 

“Kita ada tiga jurusan, yakni Perbankan, Perkantoran, dan Teknik Jaringan atau akses. Induk kita saat ini adalah Telkom,” jelasnya.

 

Kholiq mengatakan Pemko Batam selama ini memberikan perhatian lebih untuk kemajuan sekolah.

 

“Alhamdulillah, meskipun baru berdiri tiga tahun, lulusan sekolah kita bisa diakui dan diterima kerja di beberapa perusahaan di Kota Batam,” terangnya.

 

Kholiq mengatakan kendala yang ada saat ini di SMKN 7 Batam adalah kekurangan fasilitas infrastruktur dan sarana untuk praktek siswa-siswinya.

 

“Kita masih dua sihft, karena kelas dan workshopnya masih sedikit, sehingga sangat jauh sekali dari target,” ucapnya.

 

Meski demikian, dia mengaku sangat optimis untuk bisa menjadikan lulusan pelajar di sekolah berkompeten dan siap untuk bersaing di MEA.

 

“Kami terus mengajukan proposal kerja sama ke perusahan di Batam, dan mereka mau melakukan MoU,” katanya.

 

Dia berharap adanya dukungan dari Pemko Batam dan isntansi terkait lainnya untuk memberikan akses, terutama ruang belajar dan praktek.

 

“Tolak ukur dari keberhasilan SMK adalah berapa banyak industri yang di gandeng, dan kami harap pemerintah bisa menjembatani,” ujarnya.

 

Kepala Dinas Pendidikan Batam, Muslim Bidin mengatakan, selain fokus pada peningkatan ketrampilan, di harapkan sekolah mampu bersinergi dengan orang tua pelajar.

 

“Kita harus kembalikan cara pengajaran seperti dahulu, artinya peran guru tidak hanya sebagai pengajar saja, melainkan seperti orang tua. Sehingga hasilnya lebih maksimal,” jelasnya.

 

Menurutnya peran orang tua pelajar sangat di butuhkan, yakni adanya komunikasi dengan pihak sekolah.

 

“Selama ini kan wali murid datang hanya dua kali, saat pendaftaran dan perpisahan saja. Tetapi juga memantau perkembangan putra-putrinya,” tandasnya.

 

Pantauan dilapangan, acara pelepasan angkatan pertama siswa dan siswi kelas XII SMK Negeri 7 Batam dan penandatangan MoU tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Batam Ricky Indrakari, Kepala Dinas Pendidikan(Kadisdik) Muslim Bidin dan beberapa perusahaan di Kota Batam.

 

(red/dro)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 5 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top