BATAM – Potensi perekonomian provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dari sektor kelautan belum tergarap secara maksimal. Hal ini menurut calon Wakil Gubernur nomer 2, Suryani dikarenakan sumber daya manusia (SDM) di Kepri yang mampu mengeksplorasi sumber daya kelautan masih minim.
Peningkatan ekonomi di Kepri dari sektor Kelautan perlu untuk ditingkatkan melalui penyediaan SDM melalui peningkatan sarana dan fasilitas pendidikan yang memadai di Kepri.
“Harus diperbanyak sekolah kejuruan di bidang Kemaritiman untuk menyesuaikan kondisi Kepulauan Riau,” ungkap Suryani saat menjawab pertanyaan panelis di acara debat Cagub-Cawagub Kepri di Hotel Radisson, Batam Center, Jumat (20/11/2020) malam.
Senada, Isdianto yang merupakan Calon Gubernur Kepri nomer 2 ini ingin memastikan fasilitas pendidikan di Kepri terjamin.
“Sekolah gratis tingkat sma dan beasiswa perguruan tinggi bagi anak-anak di Kepri adalah wujud dari upaya membangun SDM di Kepri,” tutur Isdianto.
Isdianto tidak memungkiri bahwa SDM di Kepri untuk mengeksplorasi sumber daya alam memang belum memadai.
Untuk itu persiapan SDM melalui pendidikan gratis tingkat SMA serta beasiswa perguruan tinggi di sektor Maritim adalah keharusan.
“Mereka (anak-anak yang mendapat beasiswa pendidikan tinggi) nanti yang disiapkan untuk membangun Kepri dari sektor Kemaritiman,” tukasnya./Din
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…
Jakarta, 3 Juli 2026 – Dari pameran kecantikan dan fesyen hingga acara hewan peliharaan dan hiburan,…
Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak…
Dana darurat sebaiknya mudah diakses saat dibutuhkan. Sayangnya, masih banyak orang yang fokus mengumpulkan dana…
This website uses cookies.