Terdakwa Kasus Gelper Game Zone Keberatan dengan Tuntutan JPU

Penasehat hukum terdakwa akan lakukan Pembelaan atau Pledoi

BATAM – swarakepri.com : Megawani,SH selaku Penasehat Hukum terdakwa kasus dugaan tindak pidana perjudian Gelper Game Zone yakni Safrudin Ratutoli alias Nawi dan Hari Honi Fitriani alias Indri menyatakan keberatan dengan tuntutan 7 bulan penjara yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum(JPU) Wahyu Susanto dalam persidangan yang digelar sore tadi, Selasa(25/2/2014) di Pengadilan Negeri Batam.

“Kami keberatan dengan tuntutan JPU, dan kami akan mengajukan pembelaan,” tegas Megawani saat ditanyakan Ketua Majelis Hakim, Jack Oktavianus terkait sikap terdakwa Safrudin Ratutoli alias Nawi terhadap tuntuan yang dibacakan JPU.

Hal yang sama juga dilakukan terdakwa lainnya yakni Hari Honi Fitriani alias Indri ketika Ketua Majelis Hakim menanyakan sikapnya terkait tuntutan JPU yang menuntnya dengan hukuman penjara selama 7 bulan.

“Saya sudah ditahan selama 191 hari pak Hakim, saya juga sudah cukup sabar dan lelah. Semoga keadilan bisa terwujud terutama keadilan untuk seluruh rakyat Indonesis,” ujarnya lantang.

Indri juga membantah salah satu keterangan saksi yang dibacakan JPU dalam tuntutannya. “Saya tidak pernah menjual Hp ke Safrudin pak Hakim!” ujarnya.

Seusai persidangan kepada awak media ini, Megawani,SH selaku Penasehat Hukum kedua terdakwa mengatakan alasan pihaknya mengajukan pembelaan atau pledoi dikarenakan tuntutan JPU tidak sesuai dengan fakta persidangan.

“Dari keterangan saksi yang dibacakan JPU, banyak penyimpangan fakta hukum yang terjadi. Seperti keterangan saksi Bambang(pemain) yang disebutkan JPU,” tegasnya.

Menurutnya dalam pembelaan atau pledoi yang digelar hari Kamis depan tanggal 27 Februari 2014 nanti pihaknya akan menyiapkan pledoi yang sesuai dengan fakta persidangan.

“Dalam fakta persidangan dakwaan JPU terbantahkan dan tidak ada unsur yang bisa menjerat terdakwa pada pasal 303 KUHP. Dalam pleodi nanti, kami akan berusaha maksimal untuk meyakinkan Majelis Hakim agar  menjatuhkan vonis bebas murni kepada para terdakwa,” tandasnya.(redaksi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

13 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

18 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

19 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

20 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

20 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

20 jam ago

This website uses cookies.