Categories: DUNIA

Terkait Imigran, Surat Pemko Batam Belum Direspon IOM dan Kemenkumham

BATAM – Pemerintah Kota Batam telah menyurati International Organization for Migration(IOM) dan Kementerian Hukum dan HAM RI terkait keberadaan imigran. Namun hingga saat ini surat tersebut belum direspon.

 

“Kita sudah menyurati IOM dan Menkumham tembusannya juga ada ke Gubernur Kepri terkait keberadaan Imigran ini,” ujar Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kamis (6/10/2016) siang.

 

Kata Amsakar, dalam surat tersebut diinformasikan bahwa keberadaan para imigran yang ada perlahan-lahan mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat Batam.

 

“Kita informasikan bahwa keberadaan para imigran ada yang memiliki profesi ganda, seperti yang sudah diketahui publik beberapa waktu yang lalu,” terangnya.

 

Dia mengatakan, pihaknya juga menginformasikan bahwa dari 400 imigran yang ada di Batam, 80 imigran diantarnaya tidak lagi mendapatkan fasilitas dari IOM.

 

“Seperti yang di Taman Aspirasi, mereka semua tidak mendapatkan fasilitas dari IOM,” Jelasnya.

 

Amsakar juga mengatakan, pihaknya dan Imigrasi Batam sudah berkoordinasi terkait penanganan imigran yang ada.

 

“Kemarin sudah kita rundingkan dengan Imigrasi Batam, dan kita ambil dua pilihan yaitu antara Rudenim Tanjungpinang atau menempatkan di salah satu pulau kosong,” jelasnya.

 

Meski demikian, dia menjelaskan bahwa penanganan masalah imigran sebenarnya tidak berakhir di tangan Pemerintah Daerah, karena daerah hanya menyampaikan informasi bukan mengambil keputusan.

 

“Jadi sebenarnya keberadaan Imigran ini menyangkut hubungan luar negeri, jadi hanya pusat yang bisa mengambil keputusan di sini,” pungkasnya.

 

 

RONI RUMAHORBO

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

3 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

6 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

8 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

9 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

9 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

10 jam ago

This website uses cookies.