BATAM – Ketua Komisi I DPRD Kota Nyanyang Haris Pratamura mengapresiasi kinerja Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) yang menertibkan lokasi panti pijat yang menyalahi prosedur.
“Komisi I menyambut baik apa yang dilakukan BPM-PTSP dan Satpol PP dalam melakukan razia terhadap massege dan hiburan-hiburan malam, ini sangat luar biasa dengan terobosan-terobosan baru dengan menindak langsung usaha-usaha yang menyalahi ijin ” Kata Nyanyang kepada SWARAKEPRI.COM seusai menerima kunjungan anggota DPRD Kabupaten Siak, Riau, Senin (11/1/2017) pagi.
Kata dia, dengan adanya razia yang dilakukan BPM-PTSP, para pengusaha dapat menjalankan usahanya sesuai dengan aturan dan ijin yang diberikan oleh pemerintah.
“Kalau tidak sesuai dengan ijin lokasi kami komisi I akan merekomendasikan kepada BPM PTSP untuk mencabut izin lokasi panti pijat dan hiburan-hiburan yang menyalahi ijin dan tidak sesuai prosedur,” tegasnya.
Nyanyang juga mengatakan, pihaknya juga akan turun bersama-sama dengan BPM-PTSP untuk melakukan razia izin panti pijat dan lokasi tempat hiburan lainnya.
“Pasti kita akan turun nanti bersama-sama dengan BPM-PTSP dan Satpol PP terkait massage dan hiburan malam, tapi rencana nanti setelah pengesahan APBD 2017, karena sekarang masih sangat sibuk,” pungkasnya.
Jefry Hutauruk
Dalam upaya meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data, BRI Region 6 menyelenggarakan…
Momen libur akhir pekan yang dilanjutkan dengan libur nasional Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis 6 tahun penjara dan denda Rp1…
Merayakan 60 tahun perjalanan sang pahlawan legendaris, Ultraman hadir di Mall of Indonesia dari 12…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan…
Solusi digital end-to-end yang membantu pemerintah daerah dan institusi pendidikan mengelola proses penerimaan secara lebih…
This website uses cookies.