Categories: KEPRI

Tim WFQR Lantamal IV Amankan Kapal MT Alexander di Perairan OPL

TANJUNGPINANG – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV dari unsur KAL Welang mengamankan Kapal MT Alexander yang diduga akan melakukan kegiatan illegal berupa transfer BBM “shif to shif” di perairan OPL di sekitar perairan Teluk Jodoh Batam, Selasa (14/3).

Danlantamal IV Laksma TNI S. Irawan mengatakan, MT Alexander menjadi target operasi tim WFQR Lantamal IV setelah adanya informasi berkaitan dengan aktivitas illegal yang akan dilakukan oleh kapal tersebut.

“Berbekal informasi tersebut, KAL Welang melakukan patroli disekitar selat Malaka untuk memburu target. Tak mau kehilangan target, KAL Welang melakukan pengejaran hingga akhirnya pada posisi 01 11.048′ U – 103 55.922′ T Teluk Jodoh, tim menghentikan target dan melakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Mantan Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Sat Kopaska) Armabar ini menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan, MT Alexander GT 307 berbendera Malabo di nakhodai oleh “AH” dengan ABK 5 orang berkewarganegaraan Indonesia. Menurut pengakuan nakhoda kapal, milik “AD” akan berlayar tanpa muatan dari Batam menuju Johor Malaysia.

“Tim menemukan pelanggaran yang dilakukan, diantaranya nakhoda dan KKM tidak memiliki SKK, tidak memiliki SIJIL, tidak dilengkapi dengan buku pelaut dan Crew list,” ungkap Laksma TNI S. Irawan.

Tim WFQR Lantamal IV Amankan Kapal MT Alexander di Perairan OPL

Lebih lanjut Danlantamal IV menegaskan setelah dilakukan koordinasi dengan pihak KSOP Batam, diduga SPB yang ditunjukkan adalah palsu, hal ini diindikasikan dari tidak adanya tanggal dan waktu keberangkat kapal serta jumlah ABK.

“MT Alexaander diduga kuat akan melaksanakan kegiatan illegal berupa transfer BBM antar kapal “shif to shif” di perairan OPL, untuk itu akan dilakukan pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya.

Kapal beserta seluruh ABK dan muatan dibawah pengawalan tim WFQR Lantamal IV dibawa menuju dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV Tanjungpinang guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

 
Penulis : Siska/Dispen Lantamal IV

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

3 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

5 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

5 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

6 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

7 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

18 jam ago

This website uses cookies.