BATAM – Lemahnya pengawasan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam terkait pengurusan paspor ternyata dimanfaatkan oleh para Tenaga Kerja Indonesia(TKI) Illegal melalui oknum calo yang ada.
Seperti pengakuan YF(43), salah satu TKI illegal yang selama ini bekerja di Malaysia kepada AMOK Group, Jumat(5/2/2016) sore di Batam Center.
Ia mengaku sengaja datang ke Batam untuk mengurus paspornya melalui jasa calo tanpa memiliki dokumen apapun. Dengan mengeluarkan biaya Rp 2,7 juta, ia dijanjikan selama 2 hari paspor sudah selesai oleh si calo.
“Saya sengaja datang dari Malaysia ke Batam mau buat Paspor mas. Biayanya Rp 2,7 juta tanpa KTP, Ijazah atau KK,” ujar pria asal Jawa Timur ini enteng.
Menurutnya untuk memperoleh paspor tersebut ia hanya menunggu selama 2 hari kerja, karena semuanya sudah diatur oleh calo yang telah bekerja sama dengan orang dalam (imigrasi, red). Proses antriannya kata dia hanya formalitas semata.
“Cuma dua hari udah siap, calonya dibantu sama orang dalam,” tegasnya lagi.
Pantauan dilapangan, keberadaan calo di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam masih bebas melakukan aktifitasnya tanpa pengawasan berarti dari petugas yang ada.
Saat berita ini diunggah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Agus Wijaya belum berhasil dikonfirmasi.
(red/CR 3)
Jakarta, April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah…
BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…
JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
This website uses cookies.