TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) akibat terinveksi Covid 19.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiyana mengatakan bahwa kondisi Syahrul masih dipasang CRRT serta alat bantu pernafasan.
Tjetjep bercerita, pada Jumat (24/4/2020) lalu tim medis ingin melepas alat CRRT yang dipasang di tubuh Wako Syahrul karena ginjalnya sudah berjalan dengan baik.
Namun karena kondisi belum memungkinkan, maka pada Sabtu (25/4/2020) alat tersebut tidak jadi dilepas.
“Tadinya paru-parunya sudah kita kurangi oksigen bantuan. Namun melihat kondisinya tidak memungkinkan, ya, kita naikan lagi,” ujarya di Dompak, Senin (27/4/2020) siang kepada swarakepri.com.
Tjetjep melanjutkan, saat ini tim medis terus berupaya menjaga Wako Tanjungpinang agar kondisinya membaik.
“Para medis bahkan berupaya mengadakan obat-obatanya, para spesialis itu terus melakukan komunikasi. Doa yang penting dari kita semua,” pungkasnya.
Sebelumnya, Plh Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengungkapkan kondisi kesehatan Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul pada Rabu (22/4/2020) pagi. Menurut Rahma kondisi Syahrul saat itu semakin membaik.
“Seperti informasi yang kita dapatkan dari Dinas Kesehatan, alhamdulilah perkembangan ayah (Syahrul) semakin hari semakin membaik,” ujarnya di Pelabuhan Sri Bintan Pura saat itu.
Ismail
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…
Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…
BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…
This website uses cookies.