Categories: POLITIK

Wawako Batam Berjanji akan Sampaikan Aspirasi Buruh ke Gubernur

BATAM – Akhirnya perwakilan massa buruh yang berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Batam bertemu langsung dengan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad di Ruang Rapat lantai I Gedung Pemko Batam, Jumat (10/11/2017) sore.

Pantauan lapangan, pertemuan itu juga dihadiri Kapolresta Barelang, Kadisnaker Kota Batam dan perwakilan massa buruh.

Andy Saputra, selaku konsultan cabang FSPMI Batam menjelaskan, Wawako Batam menyatakan menerima segala aspirasi yang disampaikan oleh serikat buruh dan berjanji akan menyampaikan surat tuntutan tersebut kepada Gubernur Kepri sebagai rekomendasi.

“Tadi pada saat rapat Wawako Batam bernjanji bahwa tuntutan yang kita layangkan akan disampaikan langsung ke Gubernur,” kata Andy kepada awak media.

Ia mengakatakan, selama kesepakatan tersebut berjalan, secara otomatis buruh tidak akan melakukan aksi seperti yang telah disampaikan Panglima Garda Metal sebelumnnya.

“Tapi jika kedepannya tidak ada kepastian, maka kami akan kembali turun ke jalan. Intinya kita akan tetap mengawal,” tegasnya.

Sebelumnya, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam mengancam akan turun lagi ke jalan jika 8 poin tuntutan yang mereka sampaikan di depan Kantor Wali Kota Batam tidak segera ditindaklanjuti oleh Wali Kota Batam dan Gubernur Kepri.

Hal tersebut ditegaskan Panglima Garda Metal FSPMI Batam, Suprapto di sela-sela aksi unjuk rasa, Jumat (10/11/2017) siang.

“Sebelum tanggal 20 November 2017 kami akan mempersiapkan aksi yang lebih besar dan mengajak seluruh komponen buruh yang ada di Batam jika tuntutan itu tidak segera ditindaklanjuti,” tegas Suprapto.

Terkait dengan masalah pengupahan, Ia berharap Gubernur Kepri dan Wali Kota Batam harus berani menetapkan UMP tanpa PP 78 tahun 2015.

“Ada pemimpin daerah yang lain di Indonesia yang melakukan itu seperti Gubernur NTB, Gubernur NTT, Gubernur Maluku, Gubernur Papua Barat. Keberanian pemimpin daerah demi kesejahteraan rakyatnya itu yang kami inginkan,” jelasnya,

Selain itu, Ia juga menyoroti BP Batam yang terkesan lepas tangan dengan permasalahan ketenagakerjaan di Batam. Menurutnya, BP Batam adalah pintu masuk Investor ke Batam.

“Harusnya BP Batam tidak boleh lepas tangan atas keterpurukan tenaga kerja yang ada saat ini, karena setiap investor yang masuk pasti melalui BP Batam,” ujarnya.

“Kami juga meminta kepada BP Batam untuk menggratiskan UWTO bagi perumahan itu yang kami perjuangkan juga,” sambungnya.

 

 
Penulis : CR 12

Editor   : Roni Rumahorbo

Roni Rumahorbo

Recent Posts

KAI Logistik Kelola 6,8 Juta Ton Angkutan Barang hingga Mei 2026

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung distribusi barang nasional. Melalui…

3 jam ago

Sajiva Residence Apresiasi Dukungan PLN Gunung Putri dalam Mendukung Kesiapan Hunian Subsidi Siap Huni di Citeureup

Sajiva Residence menyampaikan apresiasi kepada PLN UP3 Gunung Putri (Cileungsi) dan PLN ULP Citeureup atas dukungan…

3 jam ago

ETF Bitcoin Kehilangan Miliaran Dolar, BI Naikkan Suku Bunga, Investor Diminta Waspadai Volatilitas Pasar

Pasar aset digital dan pasar keuangan global memasuki periode volatilitas yang lebih tinggi pada pekan…

3 jam ago

BRI Region 6 Sambut Pekerja Baru Melalui Program Onboarding

Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan…

5 jam ago

Oxygen.id Luncurkan Paket Stream Sport 200Mbps dan Gratis Nonton Piala Dunia

Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…

16 jam ago

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…

16 jam ago

This website uses cookies.