Wawako Batam : Pengapusan Outshorching sudah Dijalankan

BATAM – swarakepri.com : Wakil Walikota Batam, Rudi SE mengatakan bahwa pengapusan outshorching di Batam sudah dijalankan meskipun belum bisa maksimal karena banyaknya jumlah perusahaan yang ada.

“Penghapusan outshorching sudah dijalankan, mohon dukungan dari rekan-rekan buruh agar bisa maksimal hasilnya,” jelas Rudi saat menemui massa buruh KSPSI didepan Kantor Walikota Batam, pagi tadi, Kamis(17/10/2013).

Terkait pelaksanaan BPJS, Rudi mengaku bahwa mulai tanggal 1 Januari 2014 BPJS sudah bisa diberlakukan di Batam karena Pemerintah Kota Batam sudah menyiapkannya.

Tuntutan buruh agar segera dilakukan Revitalisasi Undang-undang tentang pengawasan ketenagakerjaan dijawab Rudi dengan mengatakan akan segera melayangkan surat kepada pihak terkait terkait tuntutan tersebut.

“Kita tidak ada masalah, jika Pengawasan Ketenagakerjaan diserahkan ke Pusat, namun alangkan lebih baik jika Pengawasan Ketenagakerjaan melibatkan Pusat dan Daerah,” jelas Rudi.

Kepada ratusan massa buruh KSPSI Batam, Rudi juga meminta agar tetap konsisten untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh. Meskipun mengakui masih adanya kekurangan dari Pemko Batam, Rudi menegaskan akan tetap ikut berjuang bersama-sama buruh dalam memperjuangkan hak-haknya.

“Kita harus terus berjuang! Dengan keterbatasan yang saya miliki saya siap untuk membantu perjuangan rekan-rekan buruh. Jika ada masalah dilapangan silahkan langsung menghubungi saya atau Disnaker Batam,” tegasnya.

Rudi juga menegaskan tidak akan memberi janji-janji kepada massa buruh, namun akan langsung melakukan ekseksusi jika ada permasalahan dilapangan.

Diberitakan sebelumnya Ratusan massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia(KSPSI) Batam berunjuk rasa didepan Kantor Walikota dan DPRD Batam menuntut penghapusan outshorching dan upah murah di Batam, pagi tadi, Kamis(17/10/2013) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam orasinya massa buruh mengungkapkan bahwa sampai saat ini keberadaan outshorching yang merugikan pekerja masih merajalela di Batam tanpa ada tindakan apapun dari Pemerintah Kota Batam.

“Masih banyak kasus yang ditemukan di Batam dimana outshorching dengan seenaknya kabur tanpa membayar gaji para pekerja,” ujar Setya Putera Tarigan saat melakukan orasi.(red)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Panen Neo Koin di neobank, Kumpulkan Koin dan Dapatkan Hadiahnya

Rutinitas transaksi sehari-hari ternyata bisa memberikan manfaat lebih. Mulai dari membayar salah satu pengeluaran rutin,…

9 menit ago

Indonesia Open Network (ION) Percepat Pembangunan Infrastruktur Publik Digital Generasi Baru Indonesia dengan Dukungan Google.org

Jakarta, 9 Juli 2026 – Indonesia mengambil langkah besar dalam mempercepat transformasi ekonomi digital melalui Indonesia Open…

15 menit ago

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

 PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan melalui kesiapan jaringan…

34 menit ago

Konser-Konser Besar Juli 2026 di Jakarta: Lengkapi Pengalaman Menonton dengan Menginap Lebih Dekat ke Venue

Jakarta, 9 Juli 2026 – Juli menjadi salah satu bulan paling dinantikan oleh para pecinta musik.…

41 menit ago

9 Medali, 3 Negara: Binusian Peraih Prestasi Emas, Jason Donovan Yusuf Harumkan Indonesia di Panggung Internasional

Jakarta, 25 Juni 2026 — Jason Donovan Yusuf, mahasiswa Program Information Systems Binusian 2029 BINUS…

1 jam ago

International Undergraduate Program Business Information System untuk Karier Global

Saat ini, berkarier di bidang bisnis dan teknologi di tingkat global bukan lagi hal yang…

3 jam ago

This website uses cookies.