Harapan I Made Sukarta Terkabul, Operasi Mata Ditanggung Donatur | SWARAKEPRI.COM
BATAM

Harapan I Made Sukarta Terkabul, Operasi Mata Ditanggung Donatur

I Made Sukarta sedang mempersiapkan dokumen untuk keberangkatan berobat ke Bandung, Senin(4/2/2019)/foto : TNG

BATAM – Harapan I Made Surakarta untuk menjalani operasi tumor mata yang dideritanya akhirnya terjawab. Adalah Yayasan Sedekah Rombongan yang akan membiayai pengobatan operasi mata Pak Made di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung.

Hal itu disampaikan langsung I Made sukarhta saat swarakepri.com berkunjung ke rumahnya di Ruli belakang Marchelia, Batam Center, Senin (4/2/2019).

“Saya sedang mempersiapkan surat-surat untuk berangkat(berobat) mas. Kemarin KTP dan KK sudah di urus baru. Dan hari saya mau ke rumah sakit BP Batam minta surat rujukan dari dokter,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan dalam beberapa hari kedapan akan berangkat untuk melakukan penyembuhan dan operasi tumor di matanya.

“Kalau tidak ada halangan tanggal 6 Febuari 2019 nanti saya berangkat ke Bandung untuk operasi mata. Kemari sudah di hubungi pak Tano (salah satu anggota Sedekah Rombongan).

Baca Juga : Curhatan I Made Sukarta, Ingin Operasi Mata tapi Terkendala Biaya

Tambahnya, keberangkatanya nanti menuju kota Bandung akan di temani sang istri.

“Saya berangkat sama istri, biar ada yang nemenin saya disana. Namanya juga berobat harus ada yang menjaga kan? kata Pak Made di depan halaman rumahnya.

Walau tampak semangat, ada perasaan khawatir yang masih terlintas pria kelahiran mataram ini, karena harus meningggalkan anak-anaknya dan kebutuhan dan yang muncul sewaktu-waktu.

“Anak anak akan tinggal untuk sementara disini dan takutnya kalau sudah sampai di Bandung harus menyiapkan keperluan yang lainnya,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bertahun sudah I Made Sukarta(51) mengalami sakit mata. Kian hari semakin membesar benjolan yang tumbuh dimata sebelah kanannya. Pria yang berdomisili di ruli Marchelia Batam Center ini menceritakan mula sakit mata yang di deritanya telah dialami sejak tahun 2016 lalu. Sejak itu matanya kian terganggu dan mulai merasakan sakit.

“Dulu hanya bejolan kecil di bawah kulit mata, setelah pecah mata saya mulai tergangu pengelihatannya dan menggangu aktifitas kerja, semakin hari semakin besar benjolan dimata kanan,” ujarnya kepada swarakepri.com, Kamis(24/1/2019).

Selain menggangu aktifitas. Made mengaku sakit mata yang di deritanya mulai terasa sakit sejak 2018.

“Makin hari makin perih mata ini, kadang ada nyutan dimata. Jadi kadang sulit kerja kalau sudah sakit. Jelasnya.

Dia juga mengaku sudah memeriksa matanya di rumah sakit beberapa tahun lalu. Rekomendasi dokter agar matanya yang sakit agar segera di operasi.

“Dulu sudah pernah periksa di Rumah Sakit Embung Fatimah. Dokter bilang mata saya kena gejala tumor pada waktu itu. Di suruh operasi juga. Tapi untuk operasi mata tidak bisa di Batam. Harus di Jakarta kata dokter,” terangnya.

Dia berharap sakit mata yang dideritanya bisa disembuhkan dan mendapat bantuan dari berbagai pihak.

 

 

Penulis : TNG

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − eight =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan portal berita terdepan di Batam dan Kepulauan Riau

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top