Sebelum kejadian, Pasutri ini Cekcok Mulut selama 3 hari
BATAM – swarakepri.com : Tomi alias Achia(42) diduga menggorok leher isterinya bernama Ahun(40) dengan pisau hingga tewas, Selasa(12/5/2015) didalam kamar di Perumahan Taman Kota Blok A 3 Nomor 5 Batam.
Setelah menghabisi nyawa korban, Achia kemudian depresi dan berusaha bunuh diri dengan menusukkan pisau ke tubuhnya berrkali-kali.
Informasi yang dihimpun dilapangan, saat ditemukan kondisi korban sangat mengenaskan dan bersimbah darah dengan luka bekas gorokan di leher sedalam 50 cm.
Rd, salah seorang anggota Polisi mengaku informasi adanya peristiwa pembunuhan tersebut diperoleh dari pihak sekuriti perumahan. Ia yang kebetulan lewat usai mengunjungi rumah atasannya dilaporkan adanya pembunuhan dirumah pelaku.
Mendapat informasi adanya pembunuhan tersebut, ia bersama sekuriti kemudian langsung memasuki rumah tersebut dan naik ke lantai 2. Saat itulah korban ditemukan sudah tewas bersimbah darah.
“Setelah ditemukan adanya korban jiwa, kami langsung menghubungi Polsek Lubuk Baja agar segera datang ke lokasi kejadian,” jelasnya.
Pelaku sendiri langsung menurutnya langsung diamankan. Namun karena mengetahui isterinya sudah tewas, pelaku tiba-tiba mengambil pisau yang berada disamping korban dan menusuk tubuhnya berkali-kali.
“Pelaku langsung kita bawa ke Rumah Sakit Awal Bros untuk diberikan pertolongan,”jelasnya.
Sementara itu jenazah korban telah dibawa oleh tim indentifikasi Polresta Barelang untuk menjalani otopsi. (red/AMOK)
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…
RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…
LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…
RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…
BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…
KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…
This website uses cookies.
View Comments
M0pembunuhan yg kejam .serta kemungkinan ada sakit kejiwaan ni orang ,hukum seberat beratnya