BATAM – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan dana hibah reklamasi pantai masih diaudit oleh sehingga belum dimasukkan dalam pembahasan Ranperda APBD Perubahan tahun 2016.
Hal itu disampaikan Amsakar dalam rapat paripurna DPRD Batam menjawab pandangan Fraksi Hanuba dan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tentang pendapatan daerah dari dana hibah reklamsi pantai yang tidak dicantumkan dalam pembahasan Ranperda APBD Perubahan tahun 2016,Senin(17/10/2016).
“Potensi pendapatan hibah reklamasi pantai yang diasumsikan sebesar Rp 9 miliar belum dicantumkan karena potensi tersebut masih dalam tahap audit penegakan hukum oleh tim pemko Batam,” jelasnya.
Amsakar juga mengatakan, penerimaan dana hibah dari reklamasi pantai yang semula dilampirkan pada APBD murni 2016 sebesar Rp 1 miliar, dan di APBD-P 2016 dihilangkan karena tahun 2015 telah dilunaskan.
“Hal ini sesuai ketentuan UU No 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, bahwa kondisi ini menjadi kewenagan Provinsi,” terangnya.
BACA : Fraksi Hanuba DPRD Batam Pertanyakan Pendapatan Reklamasi
Menanggapi saran dari Fraksi Hanuba soal pendapatan yang mengalami penurunan target sebesar Rp 260 miliar yang berdampak terhadap terganggunya program pemerintah, Amsakar mengatakan bahwa ia sependapat dengan usulan tersebut.
“Kami sependapat agar ketergantungan pendanaan dari pemerintah pusat dapat dikurangi pada masa yang akan datang dan pemerintah kota Batam akan terus berupaya untuk meningkatkan PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi,” jelasnya.
Lanjut dia, hal itu akan dimulai dengan melakukan penerapan sistem pajak online serta memberdayakan badan usaha milik daerah untuk meningkatkan PAD kota Batam.
JEFRY HUTAURUK
Melalui program ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan berkesempatan memiliki rumah pertama melalui skema…
Jakarta, 4 Juni 2026 – Peran rumah dalam kehidupan masyarakat terus berkembang seiring perubahan pola…
Di tengah perubahan pola mobilitas masyarakat dan meningkatnya kebutuhan akan kendaraan yang mendukung aktivitas sehari-hari,…
PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero), bidang operasional terminal nonpetikemas kembali…
Kereta Api (KA) Siliwangi kembali membuktikan perannya sebagai moda transportasi andalan masyarakat di wilayah Cianjur…
Di era bisnis yang semakin kompetitif dan terhubung secara global, membangun karier di bidang manajemen…
This website uses cookies.