Categories: Karimun

Atasi Banjir Meral, PU akan Lebarkan Drainase

KARIMUN – Penyebab banjir yang melanda kawasan Gang Awang Noor di Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral mulai diketahui. Banjir yang menjadi langganan daerah itu ternyata disebabkan karena terputusnya saluran air di Komplek Bea Cukai Kepri. Sehingga, aliran air dari kawasan padat penduduk yang berada di atasnya jadi tersumbat.

Untuk mengatasi terjadinya banjir di Kelurahan Baran Barat itu, maka Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Karimun akan memfungsikan gorong-gorong atau drainase yang sudah tertutup di Komplek Bea Cukai tersebut. Drainase itu akan dilakukan pelebaran sesuai dengan kebutuhan atau daya tampung air.

“Penyebab banjir di Kelurahan Baran Barat ini sudah kami ketahui. Ternyata, ada tiga titik gorong-gorong di Komplek Bea Cukai yang sudah tidak berfungsi. Sehingga, air yang ada diatasnya jadi tersumbat. Makanya, ketika hujan turun seharian selalu terjadi banjir,” ungkap Kepala Dinas PU Karimun Muhammad Zulfan, Selasa (24/1/2017) siang.

Kata Zulfan, langkah pertama yang akan mereka lakukan adalah dengan mengidentifikasi titik penyebab banjir itu. Setelah mengetahui titik-titik mana saja yang tersumbat. Maka selanjutnya, mereka akan berkoordinasi dengan pejabat terkait di Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Khusus Kepri untuk melakukan pelebaran drainase itu.

“Setelah mengecek ke lokasi, akhirnya kami berhasil mengidentifikasi tiga titik penyebab banjir di dekat Gang Awang Noor, Kelurahan Baran Barat. Kami akan berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai. Kemudian, kami akan menembus saluran air dari pemukiman warga hingga diteruskan ke laut melalui Komplek Bea Cukai,” terangnya.

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim ikut turun meninjau lokasi banjir di Kelurahan Baran Barat kemarin. Wabup Anwar terlihat berdialog dengan warga setempat untuk mendengarkan keluh kesah warga disana. Hampir semua warga mengeluhkan, setiap kali hujan turun seharian, maka daerah mereka akan selalu menjadi langganan banjir.

Anwar Hasyim menyebut, untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai untuk membuka kembali tersumbatnya saluran air yang berada di lahan milik Bea Cukai, khususnya di komplek rumah dinas pegawai Bea Cukai. Pihak Bea Cukai menyetujui permintaan Pemkab Karimun untuk membuka saluran air tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai untuk sama-sama mencarikan solusi guna mengatasi banjir di Kelurahan Baran Barat tersebut. Penyebabnya, ternyata karena adanya saluran air yang tertutup oleh bangunan yang ternyata tidak dipakai di Komplek Bea Cukai,” tutur Anwar.

Puluhan rumah di Gang Awang Noor, Kelurahan Baran Barat terendam banjir akibat hujan yang melanda Karimun sepanjang Senin (23/1). Sekitar 25 rumah paling parah terendam air, ketinggian air bahkan hingga setinggi lutut orang dewasa. Hingga kemarin, debet air masih belum surut. Akibatnya, aktivitas warga terganggu.
(RED/HK)

Roni Rumahorbo

Recent Posts

Metland Blanjaproperti 2026 Hadirkan Solusi Rumah Siap Huni

Di tengah dinamika suku bunga dan nilai tukar yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam membeli rumah,…

2 jam ago

India dan Indonesia Hubungan Kuno yang Terjalin Melalui Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-hari

Oleh Dr. Manish Shrivastava* Jakarta — Jauh sebelum ada kedutaan besar, kunjungan kenegaraan, atau perjanjian diplomatik, hubungan…

2 jam ago

Pengalaman Kuliah yang Membentuk Skill dan Karier

Berbagai aktivitas kemahasiswaan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Tidak…

3 jam ago

Kebijakan Act East 2026: Strategi India Menata Ulang Indo-Pasifik di Tengah Gejolak Global

Pertemuan tahunan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di…

5 jam ago

OJK Perketat Konten Kripto, Influencer Bisa Kena Denda Rp15 Miliar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai…

5 jam ago

KS Padel Movement: Komunitas KS Ajak Nasabah BPR KS Aktif Bergerak di Lapangan Padel

Komunitas BPR KS Bandung sukses gelar KS Padel Movement — event padel gratis untuk nasabah.…

12 jam ago

This website uses cookies.