BATAM – Bakti Lubis, Ketua tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (kepri) Isdianto-Suryani atau INSANI mengharap masyarakat Kepri tidak terprovokasi atas isu negatif yang dialamatkan kepada paslon dukungannya.
Kepada swarakepri.com, politisi Hanura tersebut menyampaikan bahwa paslon INSANI disudutkan oleh pihak tertentu dengan isu money politik jelang pemilihan yang kurang dari 24 jam lagi.
“Ada upaya yang merusak citra pasangan INSANI melalui isu-isu money politik dan selebaran murahan yang disebarkan di masyarakat,” katanya, Selasa (8/12/2020) melalui rekaman video.
Upaya ini menurutnya tidak lain adalah untuk merusak image Isdianto dan Suryani yang selama ini dibangun di tengah masyarakat.
“Kami menghimbau kepada masyarakat Kepri agar tidak terpengaruh dengan hal-hal tersebut,” ujar dia.
Ia pun mengutuk dan menyayangkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab atas melalui black campaign atau kampanye hitam tersebut.
“Kami mengutuk adanya orang-oang yang tidak bertanggung jawab seperti ini,” paparnya.
Untuk itu ia berharap agar aparat kepolisian serta dan penyelenggara maupun pengawasan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentah dapat segera fungsinya dengan baik.
“Sehingga contoh-contoh yang tidak terpuji ini dapat kita hindari dan pelaksanaan pilkada ini dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya./Fix
Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (5/5) diperkirakan mulai menunjukkan peluang penguatan setelah sebelumnya…
LRT Jabodebek melayani 139.874 pengguna selama libur panjang May Day 1–3 Mei 2026, atau rata-rata…
Pembiayaan berbasis aset bukan berarti tanpa risiko, tetapi dapat menjadi alternatif yang lebih terukur dibandingkan…
Jakarta, 30 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mengawali tahun 2026 dengan…
BATAM - Jajaran Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ratusan Warga Negara Asing(WNA)…
Jakarta 30 April, – Kalyce Aesthetic Clinic dengan bangga mengumumkan Grand Opening Kalyce Aesthetic Clinic, sebuah klinik…
This website uses cookies.