Ia juga mengakui sosialsiasi yang dilakukan kepada masyarakat terkait pengembangan Rempang Eco-Citu belum maksimal.
“Memang ada terjadi misinformasi, karena sosialisasi belum optimal, karena masih ada kendala-kendala teknis,” ujarnya.
Kata Nuryanto, DPRD Batam menyarankan agar dilakukan dialog dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
“Saran dari DPRD agar terjadi dialog komunikasi dua arah, dimana yang tidak ketemu nanti bisa mencari win-win solusi yang baik. Karena tujuan dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,”pungkasnya./van/Sfx
Page: 1 2
Jakarta, Maret 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan…
Setelah kolaborasi antara Hisense dan merek audio kelas atas Devialet, model-model bersertifikat dirilis satu demi…
Industri kuliner di Indonesia terus berkembang dengan pesat. Cap Cendrawasih, perusahaan produsen bahan makanan asal…
PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melaksanakan pelepasan ekspor dan ekspansi produk tembakau inovatif bebas asap…
Setelah periode puncak penjualan selama Ramadan dan Lebaran, banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)…
Bubur Ayam Jakarta 46 tidak hanya lezat, tetapi juga bisa dinikmati dengan berbagai cara sesuai…
This website uses cookies.
View Comments