BATAM – Di tengah aksi demontrasi ribuan buruh menolak RUU Omnibus Law dan hiruk pikuk Batam Bersepeda 2020 yang berpusat di Jalan Engku Putri, Batam, pada Senin (20/01/2020) pagi, ternyata ada sejumlah pihak yang memanfaatkan moment ini untuk mengais rezeki.
Mereka adalah para pedagang asongan, sibuk mondar-mandir di tengah kerumunan massa buruh yang menyuarakan keadilan, dan para perserta gowes yang kelelahan sehabis mengayuh sepedanya.
“Ya beginilah mas bersyukur kita kebetulan hari ini ada dua acara. Satu acara sepeda, satunya lagi demo buruh. Lumayan nambah penghasilan,” kata Asep (47) salah satu pedagang yang ikut nimbrung ditengah ribuan manusia tersebut.
Kata Asep, untuk berdagang hari ini dirinya sudah mempersiapkan semuanya dari jauh-jauh hari, semua dagangan yang biasa laris manis seperti air mineral dan makanan ringan juga di stok tiga kali lipat lebih banyak dari biasanya.
“Untuk info acara sama demo itu kan kami (pedagang) pantau terus, kami udah dapat infonya sejak 3 hari yang lalu. Persiapannya ya paling stok barangnya dilebihkan,” katanya.
Asep pun mengaku tidak takut dan sudah biasa berjualan ditengah keramaian. Hal itu dikarenakan kepercayaannya kepada pengawalan pihak kepolisian dan para peserta aksi yang sebagian sudah akrab dengan dirinya.
Bahkan dia katakan, favoritnya adalah berjualan ditengah aksi demonstrasi, karena keuntungan yang didapat lebih banyak daripada acara-acara keramaian yang lain.
“Kalau takut ya pasti enggak, mereka kan butuh kita buat isi tenaga. Setiap ada kegiatan seperti ini kami dapat untung tiga kali lipat lebih banyaklah,” kata Asep lagi.
Lanjut Asep, melihat peningkatan omzet dan keuntungan yang didapat, dirinya mengaku ingin supaya demo dan acara Batam Bersepeda seperti ini dapat terlaksana setiap hari, atau kata dia setidaknya rutin satu kali dalam seminggu.
“Kalau boleh ya setiap harilah, atau rutin setiap minggunya,” katanya lagi sembari tertawa.
(Elang)
Jakarta, 11 Februari 2025 – Ferdy Wijaya, mahasiswa semester 4 dari jurusan Japanese Popular Culture…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 1446H/Tahun 2025 selama 22 hari mulai…
Menutup bulan kedua di tahun ini, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) hadir dalam KPR…
hari jumat 21 februari 2025 menjadi hari yang penting bagi organisasi olahraga air Stand up…
Malang AI Connect 2025 berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang mendukung kolaborasi antara akademisi, industri, dan…
RIAU - Sidang gugatan PT Perkebunan Nusantara(PTPN) IV Regional 3 terhadap Koperasi Produsen Petani Sawit…
This website uses cookies.