BATAM – swarakepri.com : Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan menegaskan bahwa Pemerintah Kota tidak bisa menolak Rancangan Peraturan Pemerintah(RPP) tentang ketenagerjaan.
Hal itu dikatakannya saat menemui ratusan buruh dari FSPMI Batam yang melakukan aksi unjuk rasa, Selasa(20/10/2015) di depan Kantor Wali Kota Batam.
Ia mengatakan pemerintah daerah harus menegakkan kebijakan pemerintah pusat. “Oleh karena itu kita tidak ada sama sekali mau menolak RPP tersebut karena kami juga aparat pemerintah,” jelasnya.
Namun demikian ia mengaku tetap menampung aspirasi dari buruh sambil menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
Ditempat yang sama, Deputi IV BP Batam Nur Syafriadi mengaku belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi permasalahan dalam RPP ketenagakerjaan yang mendapat penolakan dari buruh.
“Karena ini menyangkut kebijakan, kami menungu keputusan dari pemerintah pusat. Kami juga berharap pemerintah pusat mengeluarkan PP sesuai dengan keadaan di lapangan,” jelasnya.
Menurutnya tugas BP Batam adalah mendatangkan investor sebanyak banyaknya. Oleh karena itu pihaknya membutuhkan suasana yang kondusif di Batam.
“Apabila buruh selalu ribut maka sulit investasi datang ke Batam ini,”ujarnya.
Ia juga mengatakan salah satu perhatian dari BP Batam adalah soal harga bahan pokok. “BP Batam akan mendorong instansi terkait untuk membuat harga normal kembali,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Komisi IV Riki Indrakari mengaku akan berkoordinasi langsung dengan ketua DPRD Batam terkait aspirasi yang disampaikan buruh.
“Aspirasi kawan-kawan buruh kan kita sampaikan kepada Ketua DPRD dan seluruh fraksi yang ada,” pungkasnya. (red/ad)
ASHTA District 8 menghadirkan kembali sebuah ruang yang mengajak kita untuk melambat sejenak. Rumah SukkhaCitta,…
Dalam rangka memperkuat kualitas kepemimpinan dan mendukung pencapaian kinerja yang unggul, BRI Regional 6 menyelenggarakan…
BATAM - Penasehat Hukum menghadirkan Saksi Ahli Pidana dari Universitas Banten Jaya(Unbaja), Prof.Dr.Dadang Herli Saputra,…
BRI Krekot bersama ASABRI menggelar rapat koordinasi guna melakukan evaluasi pelaksanaan pembayaran dan pertanggungjawaban sejumlah…
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencatat sejarah dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk…
Tingginya animo masyarakat terhadap KA Cikuray semakin terlihat setelah kereta tersebut mulai beroperasi menggunakan rangkaian…
This website uses cookies.