Categories: POLITIK

Demo Tolak UWTO, Massa Kembali Gagal Bertemu Kepala BP Batam

BATAM – Ratusan massa yang tergabung dalam “Melayu Melawan” melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan tarif Uang Wajib Tahunan Otorita(UWTO) di depan kantor Badan Pengusahaan(BP) Batam, Rabu(2/11/2016).

 

Dalam orasinya, pengunjuk rasa meminta penghapusan UWTO, meminta Kepala BP Batam untuk pergi dari Batam atas pernyataannya yang menyatakan pulau Batam dulunya hanyalah hutan dan menuntut pemerintah pusat untuk membubarkan BP Batam.

 

Suasana aksi unjuk rasa sempat memanas ketika pendemo kehabisan kesabaran. Mereka mulai menggoyangkan dan mencoba menerobos pagar gerbang, yang dijaga oleh tiga lapisan barikade Polisi.

 

“Kami Melayu orang sabar, tapi punya batas kesabaran. Kalau tetap tidak mau turun dan menemui kita. Mari kita duduki BP Batam,” teriak demonstran.

 

Sebagian pendemo lainnya tampak melakukan aksi panjat pagar halaman BP Batam. Aksi ini dilakukan karena Ketua BP Batam tidak juga menemui para demonstran yang telah menunggu.

 

Disisi lain, pagar pembatas kawat berduri yang dipasang Polisi di depan pintu gerbang masuk, telah rusak setelah di injak-injak para demonstran yang memaksa masuk.

 

“Demi anak cucu kami rela meneteskan darah disini,” ujar salah satu demonstran.

 

Aparat Kepolisian melalui pengeras suara meminta agar semua pengunjuk rasa yang ingin menyampaikan aspirasi dan pendapat untuk dapat melakukannya dengan tertib dan jangan sampai melakukan tindakan yang melanggar hukum.

 

Aksi demonstrasi ini dijaga ketat oleh aparat Kepolisian dari Polda Kepri, Polresta Barelang, Polsek Batam kota serta Petugas Ditpam BP Batam.

 

Meskipun belum berhasil bertemu dengan Kepala BP Batam, sekitar pukul 13.30 WIB, para demonstran akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

 
VERDAWEN MARGOTE

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

9 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

14 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

15 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

16 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

16 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

16 jam ago

This website uses cookies.