Categories: POLITIK

Dewan Dukung Tuntutan Ratusan Pekerja DKP Batam

BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) kota Batam mendukung perjuangan ratusan Pekerja Harian Lepas(PHL) Dinas Kebersihan dan Pertamanan(DKP) untuk mencairkan gaji dan Tunjangan Hari Raya(THR).

 

“Kita sangat mendukung perjuangan bapak/ibu, karena itu hak para PHL. Tapi perlu saya sampaikan, secara persepsi kami ini memang ikut menganggarkan, membahas dan menentukan APBD kota Batam 2016, dan dalam pembahasan sudah diajukan gaji ke-13 atau THR para rekan PHL,” ujar anggota Komisi III DPRD Batam Jurado Siburian saat menemui ratusan pekerja yang berunjuk rasa, Kamis(30/6/2016) siang.

 

Jurado mengatakan dalam pembahasan Tim anggaran Pemko dengan Banggar DPRD Kota, gaji ke-13 sudah dibahas dan disahkan.

 

“Pembahasan telah ketuk palu di Paripurna, tapi hal itu bukan serta merta langsung bisa dilaksanakan, karena secara aturan yang disebut rasionalisasi, harus diberitahukan atau diajukan dulu ke Gubernur Kepri,” jelasnya.

 

Menurutnya, pada saat selesai dirasionalisaikan, tim Provinsi Kepri mencoret anggaran gaji ke-13 dengan alasan landasan hukum UU Aparatur Sipil Daerah (ASN) menyebutkan tidak ada gaji ke-13.

 

“Jadi disini kami bukan tidak mengajukannya,” tegasnya.

 

Dia menegaskan, Komisi III DPRD Kota Batam akan kembali menyampaikan dan meminta DKP untuk mengajukan kembali di APBD Perubahan nanti.

 

“Inilah upaya yang kami lakukan dan masih ada jalan di APBD-P, mudah-mudahan bisa diputuskan gaji ke-13 kawan-kawan,” terangnya.

 

Edward Kamaleng, kembali meminta agar tuntutan ratusan pekerja harian lepas DKP Batam tersebut segera dibayarkan.

 

“Kalau memang tidak ada dasar hukumnya, hari ini mereka tidak akan bekerja disini, bertahun-tahun mereka sudah menerima THR tapi kenapa sekarang tidak?” ujarnya.

 

Dia meminta DPRD Batam juga memperjuangkan nasib ratusan pekerja DKP Batam tersebut. “Pikirkanlah Batam ini jika mereka tidak ada, seminggu saja mereka tidak melakukan pekerjaannya maka semua sampah akan bertumpuk di mana-mana,” bebernya.

 
(RED/TAN/JEF)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

7 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

11 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

13 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

14 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

14 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

14 jam ago

This website uses cookies.