Diduga ada KKN di BP Batam

Jabatan Bendahara RSBP Batam Disinyalir ada unsur KKN

BATAM – swarakepri.com : Penempatan pejabat dilingkungan Badan Pengusahaan(BP) Batam terindikasi masih sarat dengan praktek Kolusi, Korupsi dan Nepotisme(KKN). Seperti halnya yang ditemukan pada jabatan bendahara Rumah Sakit Badan Pengusahaan(RSBP) Batam.

Jabatan tersebut saat ini diisi oleh Rafika yang juga isteri dari Kabag Hukum dan Tata Laksana BP Batam, Azwar SH yang berwenang untuk memverifikasi nama-nama pejabat untuk menempati jabatan di BP Batam.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua LSM Indonesian Corruption Watch(ICW) Kepri, Salman kepada SWARAKEPRI.COM, Rabu(17/12/2014).

“Dia(Azwar) mengeluarkan SK Bendahara Penerimaan RSBP Batam atas nama isterinya sendiri, padahal isterinya adalah Kasubag Anggaran dan bukan kasubag pendapatan,” ujarnya.

Salman menegaskan bahwa seharusnya yang memperoleh SK sebagai bendahara RSBP adalah Kasubag Pendapatan dan bukan kasubag anggaran seperti yang ada sekarang.

“Ada unsur KKN disini yang bisa berpotensi merugikan keuangan negara, tegasnya.

Sementara itu Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan ketika dikonfirmasi membantah adanya KKN dalam penempatan jabatan di lingkungan BP Batam.

“Tidak ada unsur KKN dalam penerbitan SK ataupun penempatan pegawai di BP Batam,” ujarnya kepada SWARAKEPRI.COM, sore tadi, Rabu(17/12/2014) diruang kerjanya.

Menurutnya penempatan jabatan di BP Batam dilakukan sesuai dengan aturan yang ada dan dilihat dari kecakapan seorang pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Ketika disinggung terkait posisi Kabag Hukum BP Batam, Azwar dalam kewenangannya dalam menentukan pejabat bendahara RSBP Batam yang merupakan isterinya sendiri, Ilham kembali berdalih bahwa hal tersebut telah sesuai dengan aturan yang ada.

“Bagian hukum bertugas melakukan verifikasi, setelah itu SK nya ditandatangani Ketua BP Batam,” ujar Ilham sambil menunjukkan sebuah SK berisi nama-nama pejabat di BP Batam yang belum ditandatangani ketua BP Batam.

Hingga berita ini diunggah Direktur RSBP Batam belum berhasil dikonfirmasi terkait adanya dugaan KKN pada penempatan jabatan bendahara di RSBP Batam. (redaksi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

8 menit ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

1 jam ago

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

3 jam ago

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

4 jam ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

4 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

4 jam ago

This website uses cookies.