Dirut BPR Central Kepri Karimun Dipolisikan

Terkait Kasus Dugaan Penggelapan dan Pengancaman

KARIMUN – swarakepri.com : Direktur Utama Bank Perkreditan Rakyat(BPR) Central Kepri Karimun, Budi Utomo akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian Polres Karimun oleh Jantro Butar-butar atas dugaan kasus penggelapan ijazah dan pengancaman, Jumat(15/8/2014) lalu.

“Saya sudah melapor ke Polres Jumat lalu atas dugaan penggelapan dan pengancaman yang dilakukan pihak BPR Central Kepri,” ujar Jantro sambil menunjukkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), siang tadi, Rabu(20/8/2014).

Jantro mengatakan bahwa alasannya melaporkan pihak BPR ke Polisi dikarenakan adanya ijazahnya hingga kini masih ditahan dan adanya surat pemberitahuan dari pihak Bank Nomor 0025/CKTBK/V/14 yang berisi ancaman dan pemaksaan.

Sementara itu Kanit Pjs Idik III Satreskrim Polres Karimun, Aiptu Untung Murniadi ketika dikonfirmasi terkait laporan Jantro mengaku bahwa pihak Kepolisian sudah meningkatkan status perkara tersebut dari penyelidikan ke penyidikan.

“Proses masih berjalan, untuk biar lebih jelas bisa konfrimasi langsung ke Kasat Reskrim saja,”jelasnya.

Diberitakan sebelemunya arogansi Pimpinan Bank Perkreditan Rakyat(BPR) Central Kepri Karimun kembali terulang. Setelah sebelumnya menerbitkan surat pemaksaan pengosongan rumah terhadap salah satu nasabahnya. Kali ini mantan karyawan Bank Central Kepri bernama Jantro Butar-butar mengalami hal serupa yakni menerima surat bernada ancaman terkait pengembalian ijazah yang ditahan oleh pihan Bank.

Bentuk ancaman yang dilakukan pihak Bank tersebut tertuang dalam dua surat yang diterbitkan pasca adanya pengunduran diri Jantro selaku Kepala Cabang Bank Central Kepri Karimun yakni surat No. 0025/CKTBK/V/14 perihal pemberitahuan dan surat kedua terkait serah terima ijazah kepada Jantro Butar-Butar.

Dalam isi surat tersebut ditemukan adanya kejanggalan dan bernada ancaman yang berbunyi bahwa pihak BPR Central Kepri akan mengembalikan ijazah kepada Jantro setelah menandatangani semua dokumen atau akta notaris. Sedangkan didalam surat yang kedua disebut bahwa pihak BPR Central Kepri telah mengembalikan 1 (satu) buah ijazah dengan no seri 074/SI.NE/2000 kepada Jantro Butar-Butar. (bes)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Hadir di Lala Market Vol.11, Bank Raya Dorong Transaksi Digital Praktis untuk Ribuan Fashion Enthusiasts

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas adopsi transaksi…

31 menit ago

Bank Raya Ajak Mahasiswa dan UMKM Tingkatkan Produktivitas Melalui Bank Digital

Sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, Bank Raya terus memperkuat literasi keuangan…

59 menit ago

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Lebih Teliti Jaga Barang Bawaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan…

1 jam ago

Perluas Akses Investasi Aset Global Lewat Momentum Olahraga dan Gaya Hidup, Bittime Dukung Ancol Championship 2026

Jakarta, 1 Juli 2026 - Hadirkan perluasan akses investasi aset kripto lewat momentum olahraga dan gaya…

2 jam ago

Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI

PT Amerta Indah Otsuka melalui SOYJOY melanjutkan dukungannya bagi para ahli gizi dengan membawa semangat…

2 jam ago

PLN Indonesia Power UBP Jatigede Dukung Akses Air Bersih bagi Masyarakat Sekitar

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, PLN Indonesia Power UBP Jatigede terus…

2 jam ago

This website uses cookies.