Categories: BATAMKEPRI

Disnakertrans Kepri Investigasi Dugaan Pelanggaran SOP K3 di ASL Shipyard, Ini Hasil Pemeriksaan Awal

BATAM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi(Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau sedang melakukan investigasi terkait dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur(SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja(K3) pasca kebakaran Kapal Tanker MT Federal II di galangan ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batam, pada Selasa 24 Juni 2025 lalu.

“Kami dari Disnakertrans bersama Pengawas dan PPNS sudah mendatangi ASL Shipyard. Sampai hari ini(senin) kami masih melakukan investigasi secara detail dan rinci apakah terjadi pelanggaran yang dilakukan perusahaan tersebut terhadap K3, hasilnya segera akan kami sampaikan ke public,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmiggrasi(Disnakertrans) Provinisi Kepri, Diky Wijaya kepada SwaraKepri, Senin 30 Juni 2025 pagi.

Diky menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, SOP Savety(K3) di ASL Shipyard masih memenuhi standar. Namun demikian pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait SOP tersebut.

“Secara pemeriksaan awal SOP ASL Shipyard masih bisa dikatakan memenuhi standar, namun ada hal-hal yang lain yang memang masih kami dalami,”jelasnya.

Ia juga mengatakan, Disnakertransi Kepri telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian yang sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran Kapal Tanker MT Federal II tersebut.

“Polisi sedang bekerja dalam melakukan imvestigasi terkait penyebab kebakaran, koordinasi sudah kami lakukan,”tegasnya.

Terkait pekerja yang menjadi korban meningggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut, Diky menegaskan bahwa santunan kepada keluarga korban akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Yang terpenting adalah untuk korban meninggal dunia, kami sudah sudah rapat bersama BPJS untuk dapat menberikan manfaat ansuransinya, dan semuanya sudah ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,”pungkasnya.

DPC A2K3 (Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Provinsi Kepulauan Riau meminta jajaran terkait untuk melakukan investigasi terkait kebakaran Kapal Tanker MT Federal II di Galangan ASL Shipyard Tanjunguncang, Batam pada Selasa 24 Juni 2025 lalu.

“A2K3 Kepri meminta investigasi dilakukan dengan sebenar-benarnya, untuk mencegah kecelakaan terjadi kembali,”kata Ketua DPC A2K3 Kepri Sutrisno kepada SwaraKepri, Sabtu 27 Juni 2025 di Batu Aji, Batam.

Ia juga meminta Dinas terkait untuk melakukan pembinaan terhadap perusahaan Shipyard yang menjadi lokasi peristiwa kebakaran kapal tanker tersebut.

“Kita juga meminta Dinas terkait melakukan investigasi dan pembinaan terhadap perusahaan dimana kecelakaan itu terjadi. DPC A2K3 Kepri siap melakukan kolaborasi dan kerjasama untuk membangun K3 di Kepri,”tegasnya.

Perusahaan Shipyard Harus Bertanggung Jawab Penuh

Sutrisno juga mengaskan bahwa merujuk kepada Undang-Undang Nomor 01 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja, manajemen perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap kecelakaan yang terjadi.

“Pemimpin tertinggi di perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap kecelakaan yang terjadi. Dalam perusahaan ada Safety Perwakilan, representative yang bertanggung jawab untuk mencegah terjadinya kecelakaan,jelasnya.

Kata dia, DPC A2K3 sebelumnya sudah pernah melakukan diskusi dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi(Disnakertrans) Provinsi Kepri, Mangara Simarmata(Pejabat Lama) terkait kecelakaan kerja.

“Sesuai dengan pembicaraan dengan Kadinasnaker Kepri yang lama, ketika terjadi kecelakaan kerja di manapun termasuk di Shipyard, harus dilakukan investigasi dengan sebenar-benarnya. Setiap zona di Kepri ada pengawas dari Dinas Ketenagakerjaan,”terangnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan

Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…

3 jam ago

RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…

5 jam ago

Menelusuri Tambang Pasir Darat Ilegal dan Cut and Fill di Batam (1)

BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan  permukaan…

5 jam ago

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

13 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

17 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

19 jam ago

This website uses cookies.