KARIMUN – Untuk kesekian kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menerima kunjungan investor asing, khususnya dari Cina yang ingin mengembangkan usahanya di Karimun. Padahal, Pemkab Karimun pernah didatangi investor bodong asal negeri Tirai Bambu itu yang berinvestasi, ternyata perusahaa itu tidak ada.
Walau pernah dibohongi, Pemkab Karimun tetap membuka tangan menerima investor dari negara sama. Seperti rombongan perusahaan travel, Wanda Grup. Rombongan tersebut diterima langsung Bupati Karimun Aunur Rafiq di kediaman dinasnya, Jumat (7/10/2016) pagi. Jajaran Pemkab Karimun tetap dengan tangan terbuka menerima rombongan investor asing itu.
Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, industri pariwisata sangat menjanjikan untuk peningkatan ekonomi di Karimun. Meski saat ini masih banyak kekurangan dalam pengelolaan pariwisata, namun dia menyebut pada 2017 nanti Pemkab Karimun akan melakukan pembenahan di beberapa objek wisata di Bumi Berazam.
“Kita mengetahui banyak kekurangan dalam hal pengelolaan objek wisata. Namun, pada tahun 2017 nanti akan ada paket-paket wisata yang kita tawarkan, seperti Januari nanti akan ada festival lampion dan reog. Nanti juga akan ada sampan layar dan mereka (wisatawan) boleh ikut,” terangnya.
Menurut dia, pihak Wanda Grup tersebut mengaku tertarik untuk mendatangkan wisatawan dari Tiongkok. Selain menanyakan wisata yang ada, mereka juga menanyakan ketersediaan transportasi dan penginapan di Karimun. Sepertinya, investor kali ini benar-benar serius mengembangkan wisata di Karimun.
“Mereka akan bermalam dulu disini. Mereka menyatakan tertarik dan mereka akan datangkan sehari 300 wisatawan dan 1000 wisatawan untuk tiga hari dalam festival sampan layar. Mudah-mudahan apa yang mereka sampaikan itu bisa menjadi kenyataan, dan mendatangkan multiplier effect bagi kita semua,” tuturnya.
Sementara, Manajer Umum Wanda Group, Xie Hong mengatakan penduduk Tiongkok berjumlah sekitar 3,5 miliar merupakan hal yang besar bagi industri wisata. Ia menyebutkan perusahannya akan mengenalkan Indonesia, khususnya Karimun khususnya ke Tiongkok. Dengan adanya paket wisata yang menarik maka dia memastikan di tahun 2017 akan ada ratusan juta turis ke karimun.
“Pada saat masuk ke pelabuhan Karimun, beliau melihat banyak bangunan tradisional yang sangat menarik. Beliau juga sangat memastikan, karena mulai tahun depan karena akan ada penerbangan langsung dari Batam ke Tiongkok,” kata Xie Hong melalui penerjemahnya.
Sebelumnya, pada 2015 lalu Pemkab Karimun juga menerima rombongan yang mengaku dari Wanda Grup. Setelah melihat dokumentasi kedatangan yang mengaku dari Wanda Grup, Xia Hong membantahnya. “Itu bukan Wanda. Wanda bukan dari provinsi tapi dari setiap kota di Tiongkok. Wanda Grup di Tiongkok merupakan grup yang besar,” pungkasnya.
(RED/HK)
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.