Sebagai bagian dari metode pembelajaran yang interaktif, Jasa Raharja Kepri memberikan pre-test kepada seluruh peserta sebelum sesi pemaparan dimulai guna mengukur tingkat pemahaman awal mahasiswa terkait keselamatan transportasi serta tugas dan fungsi Jasa Raharja. Setelah sesi pemaparan dan diskusi berakhir, peserta kembali mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.
Dosen Pengampu Universitas Batam, Dr. Agus Siswanto Siagian, S.H., M.H., C.Med, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Jasa Raharja kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar langsung dari para praktisi.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa karena mereka dapat memahami secara langsung implementasi teori yang selama ini dipelajari di ruang kuliah. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman akademis yang kuat, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor,” ungkapnya.
Sesi diskusi berlangsung hangat dan dinamis. Berbagai pertanyaan kritis disampaikan mahasiswa, mulai dari efektivitas penutupan U-Turn dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, dampaknya terhadap akses masyarakat dan pelaku usaha, sinergi antarinstansi dalam mewujudkan keselamatan jalan, hingga strategi meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di kalangan generasi muda. Salah satu pertanyaan juga disampaikan oleh Nurul Hikmah terkait implementasi Program SIGAP dan kontribusinya dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Melalui kegiatan kunjungan akademik ini, Jasa Raharja Kepulauan Riau berharap dapat memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus meningkatkan literasi generasi muda mengenai keselamatan transportasi, perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, serta pentingnya kepatuhan pajak kendaraan bermotor sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau./RD/r
