BATAM – Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo melaporkan pencapaian BP Batam sepanjang tahun 2018 dan target pada tahun 2019, pada Rabu (26/12/2018). Laporan ini diungkapkan Lukita walaupun saat ini dirinya tengah menunggu terbitnya peraturan terkait jabatan Kepala Ex Officio BP Batam yang diserahkan kepada Walikota Batam.
Berdasarkan data BP Batam, realisasi nilai investasi PMA sampai dengan Juli 2018 telah mencapai US$ 391,8 juta atau 78,3 persen dari total target yang ditetapkan untuk tahun 2018 sebesar US$ 500 juta. Sementara sebelumnya, realisasi investasi PMA pada tahun 2017 mencapai US$ 592,9 juta.
Kedua, BP Batam menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 bisa mencapai 4,5 persen. Laporan terakhir pada triwulan III-2018, pertumbuhan ekonomi Batam sudah mencapai 4,24 persen.
Ketiga, BP Batam juga berupaya mempertahankan opini laporan keuangan pada tahun 2018 mampu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sama seperti tahun sebelumnya.
Keempat, tingkat pertumbuhan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 25 Desember 2018 telah mencapai Rp 1.227,98 miliar atau naik 25,97 persen dari pencapaian tahun 2017 yang hanya mencapai Rp 974,09 miliar. Pencapaian ini sudah melampaui target yang ditetapkan pada tahun 2018 sebesar Rp 1.217,73 miliar.
Kelima, BP Batam tengah berupaya agar meraih predikat baik (skala 4) dalam hal pencapaian kepuasan stakeholder terhadap pelayanan publik. Selain itu, BP Batam juga tengah melaksanakan modernisasi pengelolaan BLU agar mampu mencapai target 100 persen pada tahun 2018 atau lebih baik daripada tahun sebelumnya yang hanya 80,5 persen.
Terakhir, BP Batam menargetkan meraih peringkat 3 besar di tingkat nasional dalam hal pencapaian kepuasan informasi publik. Saat ini, capaian tersebut telah melampaui target yang ditetapkan karena BP Batam berhasil meraih peringkat 2 di tingkat nasional.
Selain itu, BP Batam juga menetapkan target pada tahun 2019, diantaranya target pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2019 tumbuh 7 persen. Demi mendukung target tersebut, BP Batam menetapkan investasi/PMTB sebagai prioritas utama dalam mendorong laju pertumbuhan 2019 dengan target mencapai US$ 800 juta. BP Batam juga menetapkan sektor pariwisata melalui masuknya wisatawan mancanegara sebagai penggerak ekonomi kreatif, UMKM dan sektor lainnya.
Tak hanya itu, BP Batam juga akan mempertahankan prestasi yang telah berhasil diraih, antara lain mempertahankan opini WTP dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik serta peringkat 3 besar nasional keterbukaan informasi publik.
Target lain yang ditetapkan BP Batam pada tahun 2019 adalah meningkatkan PNBP sebesar 15 persen dan pengembangan sistem informasi BLU 100 persen.
“Saya menambahkan komitmen baru bahwa penyerapan anggaran 95 persen, mewujudkan wilayah bebas korupsi dan pembangunan zona integritas,” ungkap Lukita.
Di penghujung jabatannya sebagai Kepala BP Batam, Lukita mengharapkan pemimpin BP Batam selanjutnya bisa meneruskan program BP Batam.
“Siapapun nanti atau kita sudah tahu keputusannya Walikota Batam akan menjadi Ex Officio Kepala BP Batam, kami harap ini akan menjadi program beliau juga untuk membawa Batam menjadi maju dan lebih baik,” tutup Lukita.
Editor : Siska