BATAM – swarakepri.com : Terdakwa kasus pemalsuan dokumen kapal MV Engedi eks MV Eagle Prestige, Hamidah Asmara Intani alias Intan mendadak jatuh pingsan di sel tahanan Kantor Pengadilan Negeri Batam menjelang persidangan dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, siang ini, Kamis(25/9/2014) sekitar pukul 11.30 WIB.
Dari keterangan petugas tahanan Kejari Batam, Raja, Intan pingsan saat sedang duduk di sel tahanan. “Pas lagi duduk, darah tingginya naik,” ujar Raja.
Pantauan SWARAKEPRI.COM dilokasi, Intan langsung mendapat pertolongan pertaman dari sesama tahanan perempuan yang ada sel tahanan. Petugas tahanan kejaksaan dan aparat Polisi yang berjaga juga berusaha memberikan pertolongan.
Namun karena Intan tak kunjung sadar, Jaksa Penuntut Umum(JPU) Wahyu Susanto yang menangani perkara Intan yang langsung tiba di PN Batam langsung mengambil inisiatif untuk membawa Intan ke Rumah Sakit menggunakan mobil pribadi salah satu Jaksa.
Dalam kondisi yang belum sadar, Intan dikawal Jaksa dan Polisi langsung bergerak menunju Rumah Sakit Awal Bros, Batam.
“Kita bawa ke Rumah Sakit,” ujar Wahyu singkat.
Anehnya saat kejadian ini sama sekali tidak terlihat Penasehat Hukum terdakwa Intan, padahal agenda persidangan justru diagendakan pagi ini(Kamis,red). Informasi yang santer berhembus di seputar PN Batam, pingsannya Intan diduga hanya skenario untuk menunda-nunda persidangan. (Redaksi)
BATAM - Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menerima sekaligus mendengarkan paparan Laporan…
Jakarta, 19 November 2024 - Berdasarkan data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pertumbuhan transaksi…
Indonesia Blockchain Week (IBW) 2024 sukses diselenggarakan pada 19 November 2024 di The Ritz-Carlton Pacific…
Jakarta, 20 November 2024 - BINUS UNIVERSITY, sebagai Perguruan Tinggi Indonesia berkelas dunia mengucapkan terima…
BATAM - Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi mengajak seluruh elemen…
Dogecoin (DOGE), koin meme paling populer, saat ini diperdagangkan di bawah $1. Namun, sejumlah analis…
This website uses cookies.