BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi(BNNP) Kepri membutuhkan bantuan biaya operasioal untuk meningkatkan kinerja dalam pemberantasan narkotika.
Hal ini dikatakan Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak seusai acara penandatangan nota kesepahaman pembangunan berwawasan anti narkoba antara BNNP Kepri dengan DPRD Kepri di ruang rupatama kantor BNNP Kepri, Jumat(1/4/2016).
“MoU ini bertujuan untuk membantu kinerja BNN dalam memberantas narkoba di Kepri. Maka dari itu diperlukan suatu perangkat lunak berupa peraturan daerah meskipun sudah ada undang-undangnya,” ujar Jumaga.
Di juga mengatakan BNNP Kepri memerlukan bantuan dalam hal biaya operasional, karena saat ini Kepri sudah menjadi salah satu daerah dengan peredaran narkoba yang besar.
“Melihat dari segi geografis dan banyaknya peredaran narkoba di Kepri, sehingga diperlukanlah biaya. Jadi BNNP Kepri memerlukan anggaran untuk biaya operasional dan itulah inti MoU tadi,” jelasnya.
Sebelumnya, acara penandatanganan MoU tersebut sempat diwarnai dengan aksi pelarangan meliput bagi sebagian wartawan.
.
Petugas yang ada melarang sebagian wartawan untuk masuk ruangan dan meliput acara tersebut dengan alasan ruangan yang sempit.
“Maaf mas, ruangan sempit,” ujar salah satu staf BNNP Kepri.
Kepala BNNP Kepri, Benny Setiawan sendiri tidak bisa dikonfirmasi terkait adanya pelarangan tersebut.
“Oh, pak Benny sedang rapat, kayaknya tidak bisa dijumpai,” ujar Humas BNNP Kepri, Marini.
(red/Jef)
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.