Korban menyimpan semua bukti, termasuk rekaman CCTV dan pesan WhatsApp para pelaku. “Ini jelas bukan operasi resmi. Saya ingin mereka dipecat dan diproses secara pidana,” tegasnya.
Kini, korban tengah didampingi kuasa ukum untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwenang. Ia berharap TNI dan Polri segera menindak tegas para oknum yang telah mencoreng nama institusi.
“Kami percaya masih banyak aparat baik di luar sana, tapi kasus seperti ini tidak boleh ditutupi. Ini kejahatan terorganisir dan mencoreng nama negara,” pungkasnya./RD
Page: 1 2
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
Bandung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat keberhasilan dalam menjaga…
Tahun 2025 menjadi titik penting dalam perjalanan Program Cyber Security BINUS University di ranah keamanan…
Pensiun dini sering terdengar seperti mimpi besar. Bayangannya hidup lebih santai, waktu lebih fleksibel, dan…
DJI FlyCart 100 dirancang untuk mendukung pengiriman logistik udara tanpa pendaratan di lingkungan dengan keterbatasan…
This website uses cookies.
View Comments