Korban menyimpan semua bukti, termasuk rekaman CCTV dan pesan WhatsApp para pelaku. “Ini jelas bukan operasi resmi. Saya ingin mereka dipecat dan diproses secara pidana,” tegasnya.
Kini, korban tengah didampingi kuasa ukum untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwenang. Ia berharap TNI dan Polri segera menindak tegas para oknum yang telah mencoreng nama institusi.
“Kami percaya masih banyak aparat baik di luar sana, tapi kasus seperti ini tidak boleh ditutupi. Ini kejahatan terorganisir dan mencoreng nama negara,” pungkasnya./RD
Page: 1 2
Sajiva Residence menyampaikan apresiasi kepada PLN UP3 Gunung Putri (Cileungsi) dan PLN ULP Citeureup atas dukungan…
Pasar aset digital dan pasar keuangan global memasuki periode volatilitas yang lebih tinggi pada pekan…
Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan…
Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…
Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…
Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi…
This website uses cookies.
View Comments