Categories: POLITIK

LSM Gebrak : Wawako Batam hanya Pikirkan Uang

Wakil Walikota Batam Enggan Menemui Massa LSM Gebrak

BATAM – swarakepri.com : Aksi demo puluhan aktivis LSM Gerakan Bersama Rakyat (GEBRAK) untuk menolak hukuman mati terhadap Wilfrida, Tenaga Kerja Indonesia(TKI) asal Indonesia yang membunuh majikannya di negeri jiran Malaysia tidak direspon Pemerintah Kota Batam,Selasa(17/9/2013) di depan Kantor Walikota Batam.

Walikota Ahmad Dahlan dan Wakil Walikota Batam, Rudi tidak bersedia menemui massa pendemo tanpa alasan yang jelas.

Ketua LSM Gebrak, Uba Ingan Sigalingging dalam orasinya mengatakan Walikota dan Wakil Walikota Batam tidak bersedia menemui pendemo karena yang difikirkan hanyalah proyek untuk menghasilkan uang.

“Artinya apa! Pemerintah kota batam hanya berpikir uang saja. Berarti Walikota Batam kami anggap mendukung hukuman mati terhadap Wilfrida, kata Uba Ingan. Uba Ingan juga menegaskan bahwa aksi damai yang digelar LSM Gebrak kali ini bertujuan untuk menuntut perhatian pemerintah Indonesia terhadap nasib para TKI yang akan menjalani hukuman mati dinegara orang.

“Mereka(TKI) adalah Korban trafficking. Wilfrida sendiri baru berusia 14 tahun ketika itu. Dan sampai saat ini ketika usia Wilfrida sudah 17 tahun pemerintah Indonesia belum ada yang membantu proses hukumnya, jelas Uba Ingan.

Dikatakannya bahwa aksi demo LSM Gebrak juga meminta Walikota Batam yang berasal dari Partai Demokrat untuk menyampaikan Manifesto kami terhadap pemerintahan Presiden SBY,” ujarnya.

Seperti diketahui, Wilfrida yang kini berusia 17 tahun, atau pada saat kejadian usianya baru 14 tahun itu bercerita kepada pemerintah malaysia bahwa ia tidak pernah sengaja atau berencana membunuh majikan perempuannya. Wilfrida sendiri merupakan korban perdagangan anak yang kemudian dipekerjakan di Malaysia. Ia juga mengaku sering disiksa oleh majikannya.(Adi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

6 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

10 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

12 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

12 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

13 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

13 jam ago

This website uses cookies.