Categories: NASIONAL

Luhut : Gubernur Kepri dan Pengusaha Minta Nama FTZ Jangan Diganti

BATAM – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menegaskan pemerintah pusat akan menyelesaikan secepatnya permasalahan kawasan Free Trade Zone(FTZ) Batam Bintan dan Karimun(BBK) dan Badan Pengusahaan (BP Batam).

 

“Tadi masukan dari Gubernur dan pengusaha agar nama FTZ jangan diganti karena itu bisa merepotkan pengusaha dan bisa memperlambat investasi,” ujarnya didampingi Kapolri Badrodin Haiti dan Menaker Hanif Dhakiri seusai melakukan pertemuan dengan Gubernur Kepri dan Kepala BP Batam serta kalangan pengusaha di Lantai V Gedung Graha Kepri, Batam Center, Batam, Rabu(18/2/2016) siang.

 

Luhut juga memastikan bahwa pemerintah pusat akan memperbaiki peraturan perundang-undangan yang ada untuk membuat investor lebih nyaman.

 

“Kita ingin selesaikan ini secepatnya, agar para investor lebih cepat datang ke Batam,” tegasnya.

 

Luhut juga tidak membantah soal pernyataan Mendagri Tjahyo Kumolo yang menyebutkan pemerintah pusat akan membubarkan Badan Pengusahaan(BP) Batam.

 

Namun demikian ia menegaskan pemerintah pusat masih menunggu presentasi dari Gubernur Kepri sebelum mengambil keputusan terkait status kawasan FTZ Batam, Bintan dan Karimun(BBK).

 

“Saya kira belum sampai kepada keputusan, kami masih dalam proses pengambilan keputusan. Besok(Kamis,red), Bapak Gubernur Kepri akann diundang ke Jakarta untuk memberikan presentasi,” jelasnya.

 

“Tadi ada usulan supaya nama FTZ jangan diganti, tapi didalamnya ada peraturan-peraturan. Itu lagi diatur melalui usulan Gubernur,” tegasnya.

 

Luhut juga memastikan bahwa pemerintah pusat akan membuat suatu peraturan yang menguntungkan pemerintah, rakyat Indonesia dan pengusaha.

 

(red/rudi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

9 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

13 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

15 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

15 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

15 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

16 jam ago

This website uses cookies.