BATAM – Manajemen First Club secara resmi menyatakan permintaan maaf terkait penampilan tarian erotis yang viral di media sosial saat grand opening beberapa hari yang lalu.
Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh pihak management First Club, L. Firmansyah pada Sabtu (12/4/2025) sore.
Pada Sabtu (5/4/2025) yang lalu, pihak Event Organizer (EO) yang bertanggungjawab dalam kegiatan tersebut telah melaksanakan grand opening First Club di kawasan Jodoh, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Dalam kegiatan tersebut, pihak EO telah menampilkan sejumlah wanita berpakaian sexy untuk menari erotis diatas panggung, yang mana bertujuan untuk menghibur pengunjung.
Namun, tarian erotis yang disuguhkan tersebut, menuai kecaman dan kritikan dari masyarakat Kota Batam. Karena video tarian tersebut tersebar di media sosial sehingga banyak ditonton oleh masyarakat.
“Maka dengan telah terjadinya hal-hal yang dianggap melanggar tersebut, kami dari management First Club, dengan ini memohon maaf sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan tersebut,” kata Firmansyah.
L. Firmansyah menyebutkan, kesalahan tersebut terjadi karena kelalaian dan kecerobohan pihaknya selaku pihak management yang tidak mengontrol pihak EO.
“Ini merupakan kelalaian EO yang keliru disaat grand opening. Kami tentu tidak ada niat sedikitpun untuk melakukan hal-hal yang terburuk,” bebernya.
Page: 1 2
Jember, Februari 2026 – Genap satu tahun beroperasi sejak peluncuran perdananya pada 1 Februari 2025,…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmen penuh untuk mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Provinsi…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan…
Dalam industri finansial yang terus berkembang, perubahan bukan hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga tentang…
Jakarta, 4 Februari 2026. - Lonjakan kelebihan kapasitas baja dunia dan derasnya arus impor ke…
Atlet tenis meja muda Indonesia dari ONIC Sport, Muhammad Naufal Junindra, berhasil meraih peringkat ketiga…
This website uses cookies.
View Comments