Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara serikat pekerja dan pemangku kepentingan daerah dalam menciptakan stabilitas dan iklim investasi yang kondusif.
“Dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita berharap Batam dan Kepulauan Riau tetap aman serta menjadi daerah tujuan investasi,” katanya.
Transformasi cara memperingati Hari Buruh di Batam ini menunjukkan bahwa gerakan pekerja tidak hanya berfokus pada isu ketenagakerjaan, tetapi juga mulai mengambil peran dalam menjawab persoalan sosial dan lingkungan. Pendekatan ini dinilai dapat memperkuat posisi buruh sebagai bagian integral dari pembangunan daerah./NK
